SOLID GOLD MAKASSAR - Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Senin waktu
setempat. Sebab, para investor kini mencermati perkembangan politik di
Amerika Serikat (AS) yang di mana pemerintahan AS tutup sementara (shutdown government).
Sedangkan, mata uang euro dan pound keduanya diperdagangkan lebih tinggi menyusul pergerakan politik di akhir pekan.
Indeks acuan saham di Jepang Nikkei 225 Jepang bergerak landai awal
perdagangan. Hal ini membuat saham produsen mobil seperti Toyota turun
0,66% sementara Mitsubishi Motors juga turun 1,04%.
Sementara itu, saham teknologi yang diperdagangkan menguat, dengan Sony naik 1,09% dan SoftBank Group menguat 0,71%.
Kemudian, indeks saham acuan di Korea Selatan, Kospi turun 0,54%
terbebani penurunan Samsung Electronics 2,11% pada awal perdagangan.
Saham teknologi lainnya juga mengalami penurunan, dengan produsen chip
SK Hynix turun 1,77% dan LG Display tergelincir 0,49%
Di sisi lain, indeks acuan saham di Australia, ASX 200 dibuka naik pada awal perdagangan, namun setelah itu turun sebesar 0,07%.
Penutupan sementara pemerintah AS berlanjut untuk hari kedua, namun
ada beberapa tanda kemajuan pada hari Minggu, dengan orang-orang
Republik tampil bersatu dalam rencana untuk mengakhiri kebuntuan dengan
sebuah solusi sementara. Demokrat, bagaimanapun, menginginkan
kesepakatan imigrasi sebelum mereka mendukung rencana pengeluaran.
"Penutupan pemerintahan AS tampaknya akan mendominasi perhatian
pasar minggu ini, kemungkinan akan menghasilkan banyak kebisingan, namun
tidak ada pergeseran dramatis dalam tren," kata laporan ANZ Research.
Seperti yang diketahui, Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi
memberlakukan shutdown government atau tutup sementara hingga waktu yang
belum ditentukan. Hal tersebut terjadi setelah pengajuan anggaran
operasional gagal disepakati oleh Senat.
Usulan pengajuan anggaran itu wajib mendapatkan minimal 60 suara di
Senat yang dihuni oleh Partai Republik dan Demokrat. Akan tetapi, hanya
50 dari total 100 suara di Senat yang mendukung pengajuan dana
operasional tambahan tersebut.
“Malam ini, mereka menaruh politik di atas keamanan nasional
kita, keluarga-keluarga anggota militer, anak-anak yang rentan, dan
kemampuan negara ini untuk melayani semua orang Amerika,” bunyi
pernyataan resmi Gedung Putih, melansir dari Reuters, Sabtu 20 Januari
2018.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar