Jumat, 28 September 2018

PT SOLID GOLD BERJANGKA | PFN Jelaskan Hak Siar Film G30/SPKI

Jadi Perbincangan, PFN Jelaskan Hak Siar Film G30/SPKI
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Pemutaran film G30 S/PKI di dua stasiun televisi SCTV dan Indosiar disoal. Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mempertanyakan apa tidak bisa stasiun televisi lain bekerja sama untuk menayangkan film yang mengangkat tragedi kelam itu. 


Pertanyaaan itu disampaikan Hidayat lewat akun Twitternya @hnurwahid. Hidayat juga mengambil perbandingan ketika Presiden Joko Widodo ikut nobar film G30S/PKI bersama Panglima TNI kala itu, Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Bila benar copy rights film G30S PKI, sudah dibeli olh @SCTV_ & @IndosiarID_ lantas apa nggak bisa TVOne bekerjasama dg mrk,tayangkn film yg tahun lalu pun pak @jokowi ikut nobar bersama Panglima TNI? Kecuali kalau film itu mrk beli unt tak boleh ditayangkn lagi, olh siapapun juga?" tanya Hidayat me-retweet pernyataan Wakil Direktur Utama tvOne.

Karni, lewat Twitter, sebelumnya menjelaskan alasan tidak ditayangkannya film G30S/PKI di tvOne. Dia mengatakan hak tayang film itu telah dibeli lebih dahulu oleh SCTV dan Indosiar. 

"Awalnya kami memang berniat menayangkan film G.30.S/PKI. Tapi sayang tahun ini kami sudah tidak memiliki hak tayang film itu. Copy rights film itu sudah dibeli lebih dulu oleh perusahaan pemilik SCTV dan Indosiar dari Perusahaan Film Negara (PFN). Mohon maaf," tulis Karni. 


Dikonfirmasi detikcom, Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN), M Abduh Aziz menjelaskan tahun ini memang hanya SCTV dan Indosiar saja yang membeli hak penayangan film G30S/PKI. Dia mengatakan pada dasarnya tiap stasiun televisi yang membeli hak tayang itu memang ingin eksklusif untuk stasiun televisi mereka saja.

"Penawarannya bagus ya sudah kita lepas ke SCTV untuk sekali tayang. Dalam bisnis film itu ada yang namanya right untuk penayangan. Film G30S/PKI itu kan memang rightnya memang di PFN. Tiap yang mau menayangkan kan harus seizin PFN dan harus bayar. Setiap stasiun televisi punya kesempatan yang sama. Penawaran yang tertinggi aja. Tapi kita nggak bisa misalnya biasanya TV kan ingin ekslusif, SCTV beli, otomatis rightnya eksklusif di SCTV," jelas Abduh kepada detikcom. 

Selain itu, soal nobar yang biasanya digelar di masyarakat, Abduh mengatakan harus seizin PFN. Namun pihaknya tidak dapat mengawasi satu per satu penyelenggaraan nobar. 

"Harusnya izin dari PFN. Ya karena itu kan film lama, orang punya copy nayangin tanpa izin. Kita nggak bisa stop," katanya. 

Rabu, 26 September 2018

SOLID GOLD BERJANGKA | Peristiwa Dunia 26 September: Korsel Rebut Seoul dari Korut

https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 26 18 1955623 peristiwa-dunia-26-september-korsel-rebut-seoul-dari-korut-qE1aB9DXX1.jpg
SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 26 September. Salah satu peristiwa bersejarah di tanggal ini adalah keberhasilan pasukan Korea Selatan merebut Kota Seoul dari cengkeraman pasukan Korea Utara di masa Perang Korea.Selain itu, ada beberapa peristiwa lain pada 26 September yang patut dikenang.

1345

Pertempuran antara pasukan Belanda dan pasukan Frisia meletus di Stavoren, Warns, Friesland. Pertempuran itu dipicu serangan pasukan Belanda yang ingin menguasai wilayah Frisia. Namun karena strategi yang buruk, pasukan Belanda kalah dalam pertempuran tersebut dan gagal menguasai Frisia.

1371

Pasukan Kesultanan Ottoman berhasil mengalahkan pasukan Kekaisaran Serbia dalam Pertempuran Maritsa di dekat Sungai Maritsa, Chernomen atau kini Ormenio, Yunani. Pasukan Kekaisaran Serbia yang ingin membalas dendam atas kekalahan dalam pertempuran sebelumnya justru mengalami kekalahan telak dengan kehilangan ribuan tentaranya. Pemimpin Kekaisaran Serbia, Vukasin Mrnjavcevic, juga tewas dalam pertempuran tersebut.



1917

Pertempuran antara pasukan Jerman dan pasukan Sekutu meletus di Hutan Polygon, Belgia. Salah satu pertempuran dalam Perang Dunia I itu berlangsung selama dua hari dan berhasil dimenangi pasukan Sekutu.
1918

Pasukan Amerika Serikat (AS) mulai menyerang pasukan Jerman di Hutan Argonne, Prancis. Serangan itu berlangsung selama hampir dua bulan dan berakhir dengan kemenangan AS. Serangan tersebut merupakan serangan terbesar sepanjang sejarah militer AS. Dalam peristiwa yang kini dikenang dengan sebutan Serangan Meuse-Argonne itu, AS mengerahkan sedikitnya 1,2 juta tentaranya.



1944

Serangan Sekutu ke Eindhoven dan Nijmegen, Belanda yang dilancarkan sejak delapan hari sebelumnya berakhir dengan kegagalan. Serangan yang disebut dengan Operasi Kebun Pasar itu tak berhasil mencapai tujuannya, yakni merebut Eindhoven dan Nijmegen dari cengkeraman Jerman.
1950

Pasukan Korsel yang dibantu pasukan PBB berhasil merebut Kota Seoul dari cengkeraman pasukan Korut. Keberhasilan itu diraih setelah pasukan Korsel bersama pasukan PBB membombardir Seoul melalui serangan udara.



1969

Album bertajuk Abbey Road milik The Beatles resmi dirilis. Abbey Road merupakan album terakhir yang direkam sebelum The Beatles bubar. Meski Let It Be dirilis setelah Abbey Road, namun proses rekaman album Let It Be dilakukan sebelum Abbey Road.
1989

Kieran James Ricardo Gibbs lahir di Lambeth, London, Inggris. Namanya lantas menjadi tenar sebagai pemain sepak bola setelah dirinya membela salah satu klub besar di Inggris, yakni Arsenal, pada 2007 silam. Gibbs membela Arsenal hingga 2017. Pada musim panas 2017 ini, Gibbs resmi pindah ke West Bromwich Albion.



1983

Ricardo Andrade Quaresma Bernardo lahir di Lisbon, Portugal. Kini, ia dikenal sebagai pemain sepak bola ternama yang membela klub besar di Turki, yakni Besiktas. Sebelumnya, Quaresma pernah membela sejumlah klub besar di Eropa, antara lain Barcelona, Porto, Chelsea, dan Inter Milan.
1997

Pesawat Airbus A300 milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia jatuh di Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat berjumlah 234 orang. Kecelakaan pesawat itu merupakan kecelakaan pesawat terburuk dalam sejarah Indonesia. 

Selasa, 25 September 2018

SOLID BERJANGKA | Teknologi Ubah Cara Orang Berbisnis

Foto: Sylke Febrina Laucereno
SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Perkembangan teknologi di dunia maupun di Indonesia adalah hal yang tak bisa dibendung. Pelaku usaha dinilai harus melakukan perubahan agar bisa mengikuti alur teknologi yang terus berubah


Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menjelaskan saat ini pelaku ekonomi dan pembuat kebijakan sedang menghadapi tantangan yang lebih sulit. 



Menurut dia, seiring berjalannya waktu tantangan sangat berbeda dengan periode dua dekade yang lalu. Halim menyebut, setiap pelaku usaha agar bisa mengikuti zaman harus siap melakukan perubahan.
"Misalnya harus melakukan inovasi dan perubahan pola bisnis serta perubahan produk unggulan. Ini karena selera permintaan bisa berubah dengan cepat," kata Halim.



Halim mengungkapkan, hal ini karena teknologi produksi terus berkembang seiring dengan permintaan yang semakin canggih. Selain itu pengaruh kemajuan dunia digital dan teknologi informasi telah mengubah banyak tempat beroperasi berbagai jenis usaha. 



Dalam konteks stabilitas sistem keuangan (SSK) menurut Halim banyak pihak yang mencoba membandingkan kondisi saat ini dengan 2008 dan kondisi 1997-1998. 

Dia menyebutkan, saat ini pembuat kebijakan dan para analis tampaknya kesulitan untuk memprediksi pelaku pasar dan masyarakat pada umumnya. 



"Jika membandingkan dengan situasi sebelum 97/98 terlihat situasi lingkungan kita ada yang berubah drastis. Terutama jika dilihat dari sudut pandang tahapan perkembangan teknologi informasi," imbuh dia. 

Senin, 24 September 2018

SOLID GOLD | rupiah Masih Melemah Di Rp 14.870/US$

Foto: Rachman Haryanto
SOLID GOLD MAKASSAR - nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini menunjukkan tren penguatan kembali. Dolar AS pagi ini menguat 35 poin ke angka Rp 14.870 dari hari kemarin.


Dolar AS hari ini bergerak dari level Rp 14.855 hingga Rp 14.870. Dari grafik yang ditunjukkan, dolar AS tampak bergerak cukup 'galak' pagi ini setelah pada akhir pekan kemarin sempat menyentuh level Rp 14.815.


Bank Indonesia (BI) sendiri pada pekan lalu optimistis dalam beberapa waktu ke depan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan stabil dan lebih baik. 

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memiliki kecenderungan terapresiasi dan menguat. Dia menjelaskan kecenderungan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, misalnya risiko di pasar keuangan global saat ini sudah mulai mereda. 

"Pasar keuangan global sudah mulai membaik, terkait ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sudah mereda," kata Perry.

Dia menambahkan, saat ini banyak investor global melalui fund managernya menganalisis jika dampak dari perang dagang tersebut tidak baik untuk ekonomi AS. Hal ini menyebabkan, para investor mulai kembali ke emerging market. 


"Mereka melihat perang dagang itu tidak baik, jadi mereka mulai menginvestasikan kembali ke berbagai negara emerging market. Jadi portofolio yang sudah ditarik dari emerging market, kembali lagi," ujar dia.
 

Jumat, 21 September 2018

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Cerita Soal Negeri Tempat Lahirnya Kopi

Kopi selalu menjadi teman obrolan di Bonga, Ethiopia (Thomas Lewton/BBC Travel)
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Pagi-pagi mendung begini enaknya ditemani segelas kopi. Tahukah Anda tentang negeri tempat lahirnya kopi? Inilah dia cerita Ethiopia.

Negara inilah di mana biji kopi dilahirkan. Dari warung pedesaan hingga kafe kekinian menyajikan kopi yang berawal mula dari sini, tempat kelahirannya, Ethiopia.


Lokasinya berada di pedesaan kawasan Bonga, dataran tinggi selatan wilayah Kafa diEthiopia. Jaraknya 448 km dari Ibukota Addis Ababa.

Kopi di sini biasa disajikan saat acara-acara tertentu sebagai minuman utama dan dilengkapi dengan roti lokal bikinan pribadi. Kopi dan roti lalu dibagikan hingga kepada tamu bila ada.

Untuk membuat kopi, para wanita Bonga menyangrai biji kopi mentah di atas lempengan tanah liat untuk dijemur di bawah sinar matahari sebelum dicuci dan dipanggang di panci di atas api. Setiap wisatawan yang datang kemudian didorong untuk menghirup aroma dari biji kopi panggang itu sebelum digiling dan dimasukkan ke dalam jebena, teko kopi tradisional Ethiopia.

Kopi selalu menjadi hidangan utama bagi tamu di sana. Meski ritual ini memakan waktu dan melelahkan, dalam kegiatan minum kopi selalu dilakukan tiga kali sehari dan itulah budaya yang mengakar di Bonga.

Dalam kegiatan minum kopi bersama itulah semua masalah didiskusikan atau sekadar obrolan ringan. Kopi menjadi teman mengobrol yang asik.
Kegiatan nongkrong minum kopi bersama bisa ditemui di hampir setiap jalan di Ethiopia. Tetapi di wilayah Kafa, kopi lebih penting karena inilah tempat kelahiran kopi Arabika liar.


Menurut legenda, seorang penggembala kambing muda bernama Kaldi memimpin hewan-hewannya melalui hutan hujan Kafa yang lebat. Di tengah perjalanannya itu dia menemukan 'ceri merah' dan memetiknya dari pohon lalu memberikannya ke kambing dan disukainya kemudian dimakan sendiri.

Senang dengan penemuannya, Kaldi membawa ceri atau kopi itu ke gereja terdekat. Lalu, para biarawan melemparkan ceri itu ke dalam api karena ketakutan spiritualnya terganggu.

Tetapi ketika para biarawan menghirup aroma kopi yang terpanggang tak sengaja itu, mereka memiliki perasaan yang sama seperti Kaldi yakni merasa tenang. Dan malah mengubah pikiran mereka hingga membawanya ke dalam praktik keagamaan.


Hari ini, Kafa Coffee Biosphere Reserve telah ada untuk melindungi kopi hutan asli Ethiopia, di mana tanaman tumbuh secara alami. Hutan itu sudah seperti rumah di mana sangat hijau dan berlumut.

Bak Taman Eden buah kopi liar jatuh ke tanah hingga tumbuh dengan sendirinya. Ada lebih dari 5.000 varietas kopi telah ditemukan di hutan hujan Kafa.

Tetapi seperti banyak hutan asli dunia, Hutan Mankira terancam punah. Menurut UNESCO, 40 tahun yang lalu hutan menutupi sekitar 40% dari permukaan tanah Ethiopia dan hari ini hanya tersisa sekitar 3%. Sedih betul.

Pepohonan tua di hutan itu dianggap sakral karena telah melindungi tumbuhan lain hingga hewan yang ada di sana. Ada pohon terbesar yang disebut sebagai pohon ayah, lalu siapa ibunya?

Di Hutan Mankira juga ada pohon ibu yang disebut penduduk setempat dipercaya melahirkan semua pohon kopi lainnya di hutan. Dengan demikian disebut tempat kelahiran biji kopi. 

Kamis, 20 September 2018

PT SOLID BERJANGKA | Menakar Prospek Pertumbuhan Ekonomi

Menakar Prospek Pertumbuhan Ekonomi
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – Ada empat hal yang menjadi instrumen utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertama, konsumsi masyarakat. Instrumen ini masih terus mendominasi dan berkontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Kedua, pengeluaran atau belanja pemerintah. Keefektifan instrumen ini bergantung pada pengembalian (feedback) yang didapatkan pemerintah. Ketiga, ekspor dan impor. Kegiatan perdagangan internasional ini sangat bergantung pada harga-harga komoditas di pasar dunia, yang cenderung amat fluktuatif. Keempat, investasi. Instrumen yang terakhir disebut ini merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi yang kini sangat diharapkan inklusif dan berkelanjutan.
Keempat instrumen ini tentunya sangat berkorelasi, langsung maupun tidak langsung, dengan efek sama yang diharapkan, yaitu dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di angka yang signifikan. Namun, yang menjadi persoalan, bagaimana efek yang diharapkan itu dapat dicapai ketika setiap instrumen mengalami hambatan maupun perlambatan? Mari, kita telisik satu per satu.
Konsumsi masyarakat (consumption), sebagai pemasok kontribusi paling besar pertumbuhan ekonomi saat ini tengah mengalami kelesuan. Daya beli masyarakat menurun. Bahkan para generasi millenal yang diharapkan menambah tingkat konsumsinya, justru lebih suka menabung uangnya. Fenomena kemandekan konsumsi ini terbilang cukup aneh, dan sama sekali tidak baik bagi pertumbuhan ekonomi. Tentunya, bila tingkat konsumsi menurun secara otomatis pertumbuhan ekonomi juga melesu.
Lalu, dari sisi pengeluaran pemerintah (government spending), dapat kita mengerti sangat bergantung pada prospek penerimaan pajak. Masih sama seperti tahun yang lalu-lalu, setelah jor-joran “menghabiskan” anggaran, pemerintah kembali hendak menarik uangnya melalui penerimaan pajak, yang sayangnya selalu tak pernah terpenuhi. Tak pelak, berbagai kebijakan dibuat untuk menyedot penerimaan pajak yang kini masih jauh dari target.

Pada tahun lalu, bahkan hingga awal tahun ini, pemerintah masih mendapat pemasukan dari program tax amnesty. Per September 2017 penerimaan pajak baru tercapai sebesar Rp 770,7 triliun atau 60 persen dari target yang dipatok dalam APBN-P 2017 sebesar Rp 1.283,6 triliun. Lantas dalam kurun waktu tidak sampai dua-tiga bulan terakhir tahun ini, akankah pemerintah berhasil menggenjot sisa penerimaan pajak yang kurang, sebesar Rp 513 triliun? Saya kira, it’s impossible.
Kemudian, coba kita baca kinerja ekspor dan impor (exportimport performance) Indonesia. Perkembangan neraca perdagangan Indonesia (NPI) terlihat kian kinclong. Per September 2017 kinerja NPI mencatat surplus sebesar 1,76 miliar dolar AS. Ini dihasilkan dari surplus non-migas, namun ini dibarengi defisit di sektor migas. Publikasi teranyar BPS merinci nilai ekspor Indonesia pada September 2017 mencapai 14,54 miliar dolar AS. Sementara nilai impor tercatat sebesar 12,78 miliar dolar AS. Sayangnya, bila dibanding bulan sebelumnya justru nilai ekspor dan impor ini turun, masing-masing 4,51 persen dan 5,39 persen.
Pada akhirnya, kita berharap lewat investasi (investation) demi kadar menjaga pertumbuhan ekonomi. Sebenarnya, instrumen ini juga mengalami jalan yang tak mulus. Padahal Indonesia adalah surga bagi para investor. Namun, sampai sekarang, hal itu masih saja menjadi angan yang belum tercapai. Bahkan sekalipun lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) telah memberi label investment grade (BBB-/stable outlook) pada Indonesia pada bulan Mei lalu, perkembangan investasi masih terbilang standar.
Ada beberapa sudut yang dapat didiagnosis perihal ini, yaitu mulai dari biaya logistik, konektivitas, pembebasan lahan, regulasi, insentif serta disentif pemerintah. Ini harus segera dimantapkan (oleh BKPM, khususnya) bila ingin meraih target investasi sebesar Rp 678,8 triliun di tahun ini, dan sebesar Rp 863 triliun pada tahun 2018.
Apalagi perlu diingat, pada 2018 dan 2019, dua tahun terakhir pemerintahan Jokowi, adalah tahun yang bakal penuh keriuhan politik. Saya khawatir, dua tahun terakhir ini menjadi masa ketidakcerahan (bukan berarti suram) perekonomian Indonesia. Maka saya kira setidaknya kita tak usah terlalu optimistis menggenjot pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4, apalagi sampai 5,6 persen.

Marilah kita berkaca pada data realisasi dan perspektif bakal berkurangnya minat investor untuk menanamkan modal di tahun-tahun politik ini. Sehingga dapat kita simpulkan: investasi bakal menyurut atau setidaknya stagnan. Maka, untuk menghindari hal itu terjadi, keyword-nya ialah menjaga stabilitas. Inilah jalan solutif satu-satunya. Sebab investor adalah orang-orang jeli yang paham soal risiko dan sama sekali tidak ingin tercebur ke dalamnya.
Sebagaimana kita tahu, Indonesia adalah kawasan ekonomi yang cukup besar dengan berbagai potensi. Akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan pada tingkat relatif tinggi. Ini lebih penting daripada indikator-indikator ekonomi makro lainnya. Demikian yang diungkapkan Euben Paracuelles, pakar ekonomi Nomura Holdings Inc. Singapura.
Mempertahankan keberlanjutan pertumbuhan sangat penting untuk menarik minat investor. Memang, untuk saat ini, pasca 20 tahun krisis keuangan Asia yang juga turut mengguncang Indonesia, cadangan devisa kini mencapai rekor tertinggi yakni 129 miliar dolar AS. Namun, ini sangat akrobatik dengan jumlah utang Indonesia yang terus meroket. Tercatat data Kementerian Keuangan utang pemerintah hingga Agustus 2017 sebesar Rp 3.825 triliun. Kenaikan ini terus mengkhawatirkan rasio utang mengejar batas 60 persen dari PDB, meski saat ini masih terkendali (well managable).
Bahkan ke depannya, tak terelakkan pemerintah harus kembali berutang, tak lain untuk menutupi lobang defisit yang kian menganga. Ini terjadi karena apa? Ya, tentu saja menderita dari ketidaktercapaian penerimaan pajak. OECD merilis rasio penerimaan pajak Indonesia hanya sebesar 12 persen pada 2015, dengan kecenderungan tren rasio terus menurun. Lagi-lagi pemerintah teramat ambisius, yakni ingin mendongkrak pendapatan pajak hingga mencapai rasio 16 persen pada 2019.
Akhirnya, demikianlah penelisikan keempat instrumen yang disertai berbagai faktor risiko dan hambatan di atas telah memberikan kita proyeksi atas prospek pertumbuhan ekonomi ke depan. Tak perlu muluk dengan target. Tak perlu teramat ambisius. Mari kita realistis. Bahkan bila perlu, lebih baik kita mundur selangkah daripada maju untuk terjun ke jurang. Sebab, mundur bukan sama-sekali tidak bergerak.

Kamis, 13 September 2018

PT SOLID BERJANGKA | Rossi Ajaib Bisa Tempati Posisi Tiga Klasemen

Rossi Ajaib Bisa Tempati Posisi Tiga Klasemen
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Valentino rossi Kesulitan sepanjang musim ini. Berada di posisi tiga klasemen motoGP musim ini pun jadi sesuatu yang ajaib untuknya.


Rossi belum memenangi satu seripun di musim 2018 ini. Rider Movistar Yamaha ini sekali finis kedua di Jerman, lalu empat kali finis ketiga, masing-masing di Qatar, Prancis, Italia, dan Catalunya.



Sepanjang musim ini rider Italia itu bersama rekan setimnya Maverick Vinales, sudah kesulitan dengan YZR-M1. Rossi dan Vinales sudah menuntut adanya perbaikan elektronik ke Yamaha, namun belum direspons.

YZR-M1 kesulitan dalam akselerasi, dengan keluaran tenaga tak berjalan akurat. Karena banyak selip, ban pun lebih cepat tergerus.


baca juga :Solidgold Berjangka
Rossi mengakui peluang untuk meraih gelar juara dunia ke-10 pada musim ini sudah melayang. Tapi di saat yang sama, dia heran masih bisa berada di posisi tiga klasemen.

Rossi saat ini mengoleksi 151 poin dengan 6 seri tersisa. Marc Marquez (Repsol Honda) memimpin dengan 221 poin, disusul Andrea Dovizioso (Ducati) dengan 154 poin.



"Yeah (kans juara menguap), tapi Anda harus tetap konsentrasi dan memberikan upaya maksimal karena di kejuaraan, saya secara ajaib ada di posisi tiga," ujar Rossi dilansir Autosport.

"Sejujurnya saya tak paham bagaimana caranya saya bisa di posisi tiga. Tapi akan sangat sulit untuk bertahan di posisi tiga."


baca juga :PT Solidgold Berjangka
"Dari sudut pandang kejuaraan, kami punya hasil penting untuk dikejar," tandasnya.  

Rabu, 12 September 2018

SOLID GOLD BERJANGKA | Pencak Silat, dari Sukarno hingga Jokowi

SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Sukarno ingin pendidikan olahraga yang berbau kolonial seperti kasti dan korfball dihapus dan digantikan pencak silat. Jokowi sempat rajin berlatih pencak silat.

Rangkulan pesilat Hanifan Yudani Kusumah kepada Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto di arena pencak silat dianggap menjadi salah satu momen mengesankan Asian Games Jakarta-Palembang 2018 bagi masyarakat Indonesia. Sampai-sampai pemandangan tersebut ditampilkan kembali dalam closing ceremony Asian Games, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu, 2 September 2018.

Sejak Rabu, 29 Agustus, hari ketika momen pelukan Jokowi dan Prabowo, yang sedang bersaing untuk Pilpres 2019, itu terjadi, pembicaraan tentang pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia juga menghiasai media massa maupun media sosial. Seni bela diri itu dianggap sebagai alat pemersatu bangsa, memeluk semua orang yang mencintainya.


“Silat ini, kalau dikonotasikan ke dalam bahasa Arab, itu 'silaturahmi'. Jadi maknanya menjalin persaudaraan,” ujar Rony Syaifullah, Ketua Pelatih Pencak Silat Kontingen Indonesia untuk Asian Games.


Rony menjelaskan, setidaknya ada 900 aliran atau perguruan pencak silat yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Perguruan itu di antaranya Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Tapak Suci, Perisai Diri, dan Merpati Putih. Hal yang membedakan perguruan-perguruan pencak silat itu adalah teknik pernapasan, bela diri, latihan fisik, serta materi lainnya. Hanya, mereka punya persamaan, yaitu melatih mental dan spiritual para pendekarnya.

“Yang mempelajari silat itu dengan sendirinya terdidik karakternya. Dengan karakter terdidik, seorang pesilat pasti akan menjadi sosok yang rendah hati, tidak sombong, berperilaku baik, friendship, saling menghargai, saling menghormati, dan sebagainya,” terang dosen Program Studi Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Solo, ini.


Pencak silat untuk pertama kalinya diakui sebagai cabang olahraga di Asian Games 2018. Bahkan pencak silat menjadi pendulang emas terbanyak, yakni 14 dari 31 raihan emas kontingen Indonesia. Tak aneh bila Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, dan Megawati Soekarnoputri ramai-ramai menonton pertandingan pamungkas yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu pekan lalu.



Prabowo sendiri adalah Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa. Prabowo banyak memotivasi para pesilat yang tampil di Asian Games untuk berprestasi. Dua minggu sebelum bertanding, mereka diundang ke rumah Prabowo di Hambalang, Bogor. Seusai pesta olahraga negara-negara Asia ini pun mereka kabarnya bakal diundang kembali.

“Ada beberapa hal masih Pak Prabowo tampil dalam hal melengkapi, menambah, menguatkan, memotivasi, termasuk latihan silat yang harus ke China, harus ke negara lain. Kadang-kadang biayanya kurang, beliau juga. Ya (akomodasi)," kata Wakil Ketua IPSI Edhie Prabowo.
Silat telah mempertemukan Prabowo dan Jokowi sebelumnya. Pada ajang kejuaraan pencak silat internasional di Bali pada 2016, Prabowo memberikan gelar Pendekar Utama Pencak Silat Indonesia kepada Jokowi. Prabowo juga memberikan sebilah keris emas kepada Jokowi sebagai tanda anggota kehormatan.

Dunia pencak silat mendapat perhatian kalangan elite sejak dulu. Presiden Sukarno pernah menggelorakan pencak silat di panggung nasional. Menurut Sukarno, pencak silat penting dilakukan oleh setiap generasi, terutama generasi muda, karena melatih kebugaran fisik. Hal ini disuarakan oleh Sukarno pada zaman Jepang. Sukarno sering berkeliling Indonesia untuk melihat perkembangan seni pencak silat.



“Bung Karno pernah pula diundang untuk melihat kompetisi pencak silat yang diorganisasi tentara Jepang. Bahkan ia selalu asyik menyaksikan dua kawannya, Chairul Saleh dan Sri Bimo Ariotedjo, berlatih silat,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hasto menceritakan, ketika Indonesia merdeka, Sukarno menginginkan semua pendidikan olahraga yang berbau kolonial, seperti kasti dan korfball atau semacam bola tangan, dihapuskan. Kemudian mulai dikenalkan pendidikan olahraga yang digali dari kebudayaan Indonesia, yaitu pencak silat.

“Zakaria, pemain pencak silat, pernah membawa DKI Jakarta mendapatkan medali emas pada PON ke-2 pada bulan Oktober 1952. Sebagai peraih medali emas dari cabang pencak silat, ia pun pernah dipanggil Sukarno ke Istana untuk memperagakan kebolehannya,” ujar Hasto.



Puncak perhatian Bung Karno terhadap pencak silat terjadi 1957. Saat itu pencak silat menjadi salah satu bagian dalam misi kebudayaan ke Eropa. Pemain pencak silat kala itu adalah Abdul Wahab, Rosidi, Jumali, dan Suhada. Misi-misi kebudayaan Indonesia dianggap sebagai suatu bentuk ekspresi rasa percaya diri dan kebanggaan nasional saat itu. 

“Dengan demikian, kemenangan pencak silat adalah reinkarnasi dari semangat Bung Karno tersebut. Pencak silat adalah ekspresi rasa percaya diri dan kebanggan terhadap kebudayaan bangsa,” katanya.

Semasa kuliah di Institut Teknologi Bandung, Sukarno pernah berlatih pencak silat. Namun sangat sedikit sumber sejarah yang bisa bercerita mengenai hal tersebut. Sedangkan Jokowi menggeluti pencak silat pada saat duduk di bangku sekolah menengah pertama di Solo, yang merupakan kota kelahirannya.

Jokowi bergabung di PSHT, perguruan pencak silat yang berpusat di Madiun, Jawa Timur. Namun tidak dapat dipastikan sejak kapan mantan Wali Kota Solo itu berhenti latihan. Sampai kemudian ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012, Jokowi ingin meneruskan latihan pencak silat.



Melalui Bupati Ngawi saat itu, Budi ‘Kanang’ Sulistyono, Jokowi mencari pelatih. Maka, disarankanlah nama Gambianto Surya, yang juga seorang atlet.Gambianto bercerita bahwa dirinya melatih Jokowi tiga kali dalam sepekan di Balai Kota DKI Jakarta. Latihan dimulai pagi hari dan selesai sebelum pukul 07.00 WIB. “Kalau latihan, beliau disiplin, rajin, dan tekun. Sopan santunnya juga bagus,” ungkap Gambianto, Jumat, 31 Agustus.

Memang, pada akhirnya tidak rutin tiga kali sepekan Jokowi berlatih disebabkan oleh kesibukan. Selama hampir setahun Jokowi berlatih dan terhenti ketika mencalonkan diri menjadi presiden pada 2013. Menurut Gambianto, Jokowi hampir diwisuda menjadi 'warga', sebutan bagi para pesilat PSHT. Tapi pada hari-H, Jokowi tidak bisa hadir karena sedang ke luar kota. “Kalau sekarang lebih sulit lagi. Jadi saya maklumi jadwalnya padat,” katanya. 

Senin, 10 September 2018

SOLID GOLD | Indonesia Raih 4 Medali Olimpiade Komputer di Jepang

https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 10 65 1948344 selamat-indonesia-raih-4-medali-olimpiade-komputer-di-jepang-lkUE6CWW0m.jpg
SOLID GOLD MAKASSAR - Indonesia berhasil membawa empat medali di International Olympiad in Informatics (IOI) di Jepang. Tidak hanya meraih medali namun Indonesia akan menjadi tuan rumah pada 2022 nanti.
Kasubdit Peserta Didik Direktorat SMA Kemendikbud Suharlan mengatakan, pada olimpiade komputer di Tsukuba, Jepang ini tim Indonesia meraih 3 perak dan 1 perunggu.

"Tahun ini prestasi kita di olimpiade komputer kita semakin meningkat. Tahun lalu 1 perak dan 3 perunggu. Sekarang terbalik. 3 perak dan 1 perunggu," katanya saat penjemputan tim olimpiade di Bandara Soekarno Hatta kemarin.


Medali perak masing-masing diraih atas nama Steven Wijaya dari SMA Kanisius Jakarta, Abdul Malik Nurrokhman dari SMA Semesta BBS Semarang dan Ahmad Haulian Yoga Pratama dari SMA Taruna Nusantara Magelang. Sementara perunggu diperoleh Muhammad Salman Al Farisi dari SMA Taruna Nusantara Magelang.

Suharlan mengatakan, IOI ke 30 ini diikuti 335 peserta dari 87 negara. Suharlan menjelaskan, kompetisi di olimpiade ini sangat ketat. Amerika Serikat menjadi peraih nilai tertinggi dengan nilai 499 dari total 600 poin yang dicapai. Sementara Republik Rakyat Tiongkok berhasil meraiy predikat juara umum dengan koleksi 4 emas.



Suharlan menjelaskan, meski tidak meraih emas namun prestasi Indonesia masih lebih baik dibanding negara Asean lain. Misalnya Filipina hanya meraih 1 perak dan Malaysia hanya menggondol satu emas. Indonesia, kata dia, hanya tertinggal dari Singapura yang mendapat satu emas, 2 perak dan 1 perunggu. Lalu Vietnam (1 emas, 1 perak, 2 perunggu). "Usaha keras masih harus terus dilakukan agar prestasi terbaik diraih dalam ajang IOI pada tahun berikutnya," katanya.

Suharlan mengungkapkan, ada kabar baik dari kompetisi ini bahwa pada 7 September lalu Indonesia telah ditetapkan sebagai tuan rumah pada IOI ke 34 pada 2022 nanti. Secara khusus, jelasnya, Kemendikbud berharap momentum ini dapat dibarengi dengan peningkatan prestasi tim Indonesia. Sedangkan secara umum, jelasnya, momentum ini dapat berdampak pada kemajuan tim Indonesia melalui informatika.

Dia menuturkan, meski masih beberapa tahun lagi namun persiapan harus dilakukan dari sekarang seperti sarana komputer. Dari sisi penyelenggaraan, katanya, dia optimis Indonesia akan sukses menjadi tuan rumah sebab sudah berpengalaman menghelat olimpiade internasional lainnya.



Seperti dua kali menyelenggarakan olimpiade fisika, dua kali olimpiade astronomi, sekali olimpiade kebumian dan sukses menyelenggarakan olimpiade biologi. "Kita sudah pengalaman dengan event olimpiade pendidikan dan selalu diapresiasi," katanya. 

Dia menjelaskan, harapannya nanti ketika Indonesia menjadi tuan rumah tidaklah muluk-muluk. Alih-alih menjadi juara umum, katanya, minimal peserta dari Indonesia bisa meraih medali emas.

Peraih medali perak Ahmad Haulian menjelaskan, pembinaan yang diberikan kepada delegasi ialah materi pemrograman kompetensi. Selain itu juga pembelajara algoritma yang menjadi dasar programing. "Memang diberi dasar materi namun selain itu juga perlu faktor lain seperti intuisi," katanya.



Sementara Steven Wijaya mengungkapkan, saingan terberat dari Amerika Serikat namun tim terbaik memang dari Cina. Steven mengaku suka komputer dari kecil. Memang awalnya dia hobi bermain games. Namun Steven akhirnya berpikir panjang bahwa hobinya itu harus bermanfaat dan menantang, sehingga saat beranjak SMP, katanya, dia belajar programing hingga berhasil mengantarkannya ke prestasi internasional.
Sementara Pembina Delegasi Indonesia Yugo Kartono Isal menuturkan, olimpiade komputer ini adalah laga yang dihadiri jago komputer dari seluruh dunia. Kata dia, pesaing Indonesia bukan cuma pintar tetapi negara lain sering mengadakan kompetisi lokal sehingga skill mereka pun semakin terasah. Dengan menjadi tuan rumah nanti maka dia berharap ada kompetisi lokal agar Indonesia meraih banyak medali.




"Kita sudah 25 tahun ikut olimpiade tapi belum pernah jadi tuan rumah. Kemarin bidding untuk jadi tuan rumah tahun 2022. Konsekuensinya adalah kita harusnya bukan hanya menyiapkan sarpras yang handal tetapi juga SDM dan programnya," katanya.                                

Jumat, 07 September 2018

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Mewujudkan Daya Progresif Hijrah

Mewujudkan Daya Progresif Hijrah
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Sebentar lagi (11/9), kita akan memasuki Tahun Baru 1440 H. Setiap memperingati pergantian kalender Hijriyah, kita selalu diingatkan akan momen perjuangan Nabi Muhammad yang ditemani Abu Bakar berpindah ke Yatsrib setelah 13 tahun (610-622 M) berdakwah di Mekkah.

Dalam periode Mekah, dakwah Nabi selalu dihalang-halangi oleh kafir Quraisy. Mengingat pertambahan kaum Muslimin yang kurang signifikan dan bertubinya cobaan yang dialami, Rasulullah menyepakati Baiat Aqabah dengan delegasi penduduk Yatsrib, yang isinya antara lain janji untuk membela dan melindunginya.

Atas perintah Tuhan (Q.S. 3: 195), Nabi lalu meninggalkan Mekkah menuju Yatsrib yang diikuti oleh para sahabatnya. Sesudah bermigrasi, Nabi mengubah nama Yatsrib menjadi Madinah, yang berarti kota, tempat lahirnya peradaban kemanusiaan. Momen ini merupakan momen ikonik sebagai penanda kebangkitan peradaban Islam setelah berlalunya era jahiliyah.


Momentum hijrah mengingatkan tentang ikhtiar perjuangan hidup dalam menggapai harapan dengan sepenuhnya berserah diri pada Tuhan. Ia menawarkan narasi yang tak hanya dipahami sebagai jejak sejarah. Namun, lebih dipahami sebagai hal yang menawarkan kerangka pemahaman untuk dikonstruksi. Narasi yang menawarkan jawaban tentang bagaimana sebaiknya memulai perubahan dalam hidup. 

Hijrah berarti pula memendarkan diri serta berefleksi seberapa jauh kaki ini melangkah. Berefleksi berarti mensenyawakan visi hidup yang positif. Melucuti jauh-jauh emosi negatif, kemudian mengaktifkan kembali karsa dan misi hidup, berhijrah untuk lebih mengabdi kepada Tuhan, sembari secara konsisten berkhidmat kepada sesama.

Momentum hijrah diperingati tiap tahun agar denyut nadi hidup tidak terhenti sebatas gempita dunia. Lebih dari itu, menghujam pada tujuannya yang lebih substansial, yaitu mereformasi diri. Spiritnya mengajarkan tentang perlunya menata ulang resonansi hidup untuk membuka lembaran-lembaran baru. Reorientasi dan renegosiasi diri ini penting untuk meredam mentalitas yang berorientasi pada ego dan menyembuhkan bilur-bilur dosa. 



Prosesi hijrah bisa berlangsung pada siapa saja dan kapan saja karena hijrah merupakan metafora perubahan pada diri manusia sebagai mandataris Tuhan (khalifah) agar lebih humanis. Sebab, di mana-mana agama mengajarkan pada manusia untuk jeli membedakan mana yang barbar, mana yang berpihak pada kemanusiaan, mana yang sekedar artifisia,l dan mana yang esensial dalam hidup. Untuk itu, agama memuliakan akal budi yang waras dengan segala imperatif moralnya demi kemaslahatan umat manusia.

Hijrah tidak melulu berarti mutasi secara horizontal, berpindah dalam sekat dimensi ruang, namun bisa juga diartikan sebagai mengubah diri secara vertikal, bergeser menjadi pribadi yang lebih saleh. Tanpa terlalu terbebani masa lalu, untuk meringankan langkah menuju aras kehidupan yang baru. Meratapi yang telah lampau sungguh bukan sikap yang bijak. Kesalahan yang lalu dijadikan pelajaran berharga sebagai bekal sekaligus jembatan emas untuk meraih cita. 

Steven Pinker dalam karyanya Enlightement Now (2018) menyatakan bahwa aras kehidupan selalu menyisakan narasi masa lampau dan menawarkan agenda masa depan. Anyaman serat masa silam memang harus bersangkut paut dengan rajutan harapan masa depan agar fajar hari esok tak terbenam dalam lumpur sejarah yang tiap episodenya nyaris selalu tak terduga.



Melalui analisis proses, setiap peristiwa yang terjadi bukan karena faktor kebetulan, namun sarat makna dan hikmah yang siap diunduh. Mengarsir setiap momen secara tepat, berarti menghadirkan kesadaran Ilahiah bahwa dalam tiap coretan takdir tak akan lepas dari rengkuhan kasih sayang Ilahi.

Puzzle-puzzle hidup bukanlah lahan tandus yang kering akan humus-humus kebaikan. Hidup harus selalu diisi dengan tebaran benih-benih kebaikan. Tanamlah tunas kebajikan sekarang, jadilah inspirator kebaikan, pupuk dengan penuh ketulusan hati agar menjadi warisan nilai yang bermanfaat bagi generasi yang akan datang.

Yang perlu diingat, berhijrah merupakan karpet merah menuju kesuksesan. Mengubah nasib diperlukan mengubah cara pikir dan pola hidup. Memang, tak jarang dalam perjalanannya, hidup dipenuhi pilihan-pilihan kesempatan. Namun, lagi-lagi yang paling menentukan corak dan warnanya adalah pemaknaan dari setiap pilihan tersebut.

Sayangnya, nilai-nilai hijrah jarang dikonversikan secara tepat dalam realitas sosial. Yang sering terjadi, pemaknaan terhadap hijrah hanya berhenti pada "hasil penerjemahan" masing-masing individu. Namun, jangan salah kaprah, berhijrah bukanlah diukur dari fenomena yang tampak secara dzahir



Menjadi latah bila berhijrah sifatnya musiman, berkecambah dalam kelabilan rongga hidup. Diktum hijrah tidaklah menjerembabkan diri pada tataran simbolik, diukur serupa aksesoris, apalagi hanya soal ketebalan jenggot ataupun seberapa hitam dahinya, melainkan lebih dari itu, yaitu membenahi akhlak.

Tak ayal, hijrah menuntut seseorang dengan kesadaran eksistensialnya untuk mentransformasi dirinya menuju tahapan yang lebih baik. Tak bisa dikatakan hijrah bila tak berdaya progresif, transformatif dan visioner. Tinggal bagaimana mengimplementasikannya sehingga pesan moral berhijrah tidak hanya berhenti pada moralitas individu, tetapi benar-benar terpendarkan dan terealisasikan secara riil dalam kehidupan sosial. 

Momentum hijrah ini pada irisan tertentu sangat relevan dengan kondisi bangsa akhir-akhir ini. Di tengah hilir mudiknya dengusan hoaks, fitnah, virus kebencian, dan bahaya laten radikalisme, menunjukkan bahwa kita sepertinya bergerak menjauh (sentrifugal) dari inti ajaran agama, yaitu welas asih (compassion). Betapa elok bila masing-masing kita saling bersatu padu, mengumpulkan puing-puing retakan kebencian yang berserakan agar menjadi satu kesatuan cinta yang utuh kembali.

Tanpa kesadaran dan keinginan bersama (collective conciousness), nasib bangsa ini tak akan berubah, hanya terjebak pada pragmatisme hidup, terhinggapi wabah hedonisme yang bermuara pada korupsi, kolusi dan nepotisme. Cita-cita luhur bangsa ini harus dibentangkan jauh ke depan. 



Yang utama adalah menatap ke depan selaras dan senapas dengan arah dan haluan bangsa. Kesatuan cara pandang terhadap tujuan bernegara merupakan suatu keniscayaan. Sungguh memilukan bila anak-cucu kita nantinya akan mengenang betapa rakusnya generasi sebelumnya.

Bukalah hati dan pikiran, mari temukan jati diri bangsa yang penuh kesederhanaan, kesantunan, toleran, welas asih, dan gotong royong. Itulah jihad akbar yang sesungguhnya untuk berhijrah menuju bangsa yang beradab dan bermartabat.

Kamis, 06 September 2018

PT SOLID BERJANGKA | Bahaya Mengkonsumsi Makanan 'Napas Naga"

makanan napas naga
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR - KREATIVITAS seseorang yang mencari peluang di bidang kuliner seakan tidak pernah mati. Setiap hari tampaknya mereka harus terus berkreasi untuk membuat makanan baru yang menarik banyak orang. Terlebih di era media sosial seperti sekarang ini, bila ada suatu inovasi yang tergolong unik dapat dipastikan mencuri perhatian.


Sebagai contoh, kini banyak ditemui makanan yang dikombinasikan dengan nitrogen cair. Makanan ini bisa membuat orang yang memakannya mengeluarkan asap dari mulutnya atau dikenal dengan istilah napas naga. Banyak orang yang menjual makanan semacam ini. Entah itu di mal, food court, kios, pameran makanan, bahkan restoran.


Sekilas mengonsumsi makanan tersebut mungkin tampak menyenangkan. Terlebih di media sosial sejumlah orang membagikan momennya saat memakan makanan berasap. Namun Food and Drugs Administrasion (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan terkait bahaya mengonsumsi makanan tersebut.


FDA mendesak masyarakat untuk menghindari jenis makanan seperti itu karena zat yang terkandung di dalamnya terbilang berbahaya. Nitrogen cair dapat mengancam jiwa dan menimbulkan luka. Lebih lanjut FDA menjelaskan menghirup uap yang dikeluarkan dari makanan berasap dapat menyebabkan seseorang kesulitan bernapas, terutama bagi mereka yang menderita asma.


"Nitrogen cair, meskipun tidak beracun, dapat menyebabkan kerusakan parah pada kulit dan organ dalam jika salah ditangani atau tertelan secara tidak sengaja karena suhu yang sangat rendah dapat dipertahankan," tulis peringatan dari FDA. Bila keadaannya sudah sedemikian parah, maka diperlukan penanganan dokter sesegera mungkin.


Melihat makanan berasap memang sejenak membuat seseorang terutama anak-anak penasaran ingin mencoba. Namun tentu bila makanan tersebut dapat membahayakan maka perlu dipertimbangkan berkali-kali dan bahkan dihindari. Sebisa mungkin ajak keluarga, teman, dan kerabat lain untuk tidak mengonsumsi makanan dengan nitrogen cair agar kesehatan mereka tidak terganggu. 

Rabu, 05 September 2018

SOLID GOLD BERJANGKA | Kegiatan Ekonomi Lebih Efisien dengan Satu Peta

https: img.okeinfo.net content 2018 08 20 320 1939178 kegiatan-ekonomi-lebih-efisien-dengan-satu-peta-wG8qSdVYxh.jpg
SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Pemerintah dalam waktu dekat akan menerbitkan Kebijakan Satu Peta (One Map Policy). Kebijakan Satu Peta mengintegrasikan 85 peta tematik yang selama ini menjadi tanggung jawab 19 kementerian dan lembaga.


Kebijakan ini berawal dari diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN).

Penerbitan Kepres ini kemudian diikuti Perpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta Pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000. Kebijakan Satu Peta akan membuat kegiatan ekonomi secara keseluruhan menjadi lebih efisien.


Pemerintah dalam waktu dekat akan menerbitkan Kebijakan Satu Peta (One Map Policy). Kebijakan Satu Peta mengintegrasikan 85 peta tematik yang selama ini menjadi tanggung jawab 19 kementerian dan lembaga. Kebijakan ini berawal dari diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN).


Penerbitan Kepres ini kemudian diikuti Perpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta Pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000. Kebijakan Satu Peta akan membuat kegiatan ekonomi secara keseluruhan menjadi lebih efisien.

Bahkan dengan adanya satu peta, akan memudahkan proses perizinan usaha. Sehingga index populer seperti ease of doing business (EODB) juga terbantu. Dengan berbasis pada keakuratan data, kebijakan ini dapat mengurangi tumpang tindih pemberian izin yang seringkali menjadi penyebab konflik.


"Satu Peta dapat diibaratkan seperti infrastruktur dalam menyusun kebijakan. Dengan adanya Satu Peta, perumusan kebijakan termasuk keputusan terkait perizinan dapat berbasis pada data yang akurat," ujar Deputi II Kantor Staf Presiden RI Yanuar Nugoho.

Basis referensi peta yang sama akan meningkatkan keakuratan informasi terkait lokasi dari berbagai aktivitas ekonomi. Kondisi ini akan memberikan kepastian dalam usaha. "Evidence atau informasi geospasial yang baik diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memangkas waktu pemberian berbagai tipe perizinan," kata Yanuar.


Dengan Kebijakan Satu Peta diharapkan logistik yang menyangkut jarak, ruang dan infrastruktur bisa lebih efisien. Selain itu peringkat Logistic Performance Index Indonesia juga diharapkan bisa semakin membaik.                                                   

Selasa, 04 September 2018

SOLID BERJANGKA | Jeda Sesi I, IHSG Amblas 42 Poin ke Level 5.924

https: img.okeinfo.net content 2018 09 04 278 1945707 jeda-sesi-i-ihsg-amblas-42-poin-ke-level-5-924-rjbYSuZErd.jpg
SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan penutupan perdagangan sesi I hari ini. Pasar saham Indonesia ditutup melemah 42,9 poin atau 0,72% ke level 5.924,61.


Menutup perdagangan sesi I, ada 89 saham menguat, 243 saham melemah, dan 105 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp2,4 triliubn dari 4,4 miliar saham diperdagangkan.


Indeks LQ45 turun 7,49 poin atau 0,8% menjadi 934,00, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,16 poin atau 0,8% ke 646,46, indeks IDX30 turun 3,56 poin atau 0,7% ke 509,64 dan indeks MNC36 turun 2,57 poin atau 0,8% ke 332,56.


Seluruh sektor penggerak IHSG bergerak melemah, dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 1,2%, disusul pertanian 0,9%. 


Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik Rp18 atau 12,08% ke Rp167, saham PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) naik Rp7 atau 4,4% ke Rp166 dan saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik Rp3 atau 3,7% ke Rp84.


Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) turun Rp200 atau 16,8% ke Rp985, saham PT Intikeramik Alamasri Inds Tbk (IKAI) turun Rp10 atau 6,33% ke Rp148, dan saham PT Sentul City Tbk (BKSL) turun Rp5 atau 4,17% ke Rp115. 


Senin, 03 September 2018

SOLID GOLD | Kebiasaan Unik Warga Pegunungan Arfak Papua Barat

Foto: (Masaul/detikTravel)
SOLID GOLD MAKASSAR - Lain padang, lain belalang. Saudara kita di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat punya adat dan kebiasaan unik bagi yang baru mengetahuinya.


Orang Pegaf masih membawa parang hingga panah setiap harinya. Jangan heran jika menemui penduduk terutama laki-laki memegang parang ketika di jalan. Sapalah dengan senyum dan mereka akan membalasnya.
Orang Pegaf masih membawa parang hingga panah setiap harinya. Jangan heran jika menemui penduduk terutama laki-laki memegang parang ketika di jalan. Sapalah dengan senyum dan mereka akan membalasnya (Masaul/detikTravel)


Kebiasaan membawa senjata itu berdasar cerita beredar, yakni pada awal-awal misionaris ada di Pegaf tidak diterima keberadaannya lalu dibunuh. Lalu mereka dikutuk dan diharuskan membawa parang tiap keluar rumah.

Menikah adalah hal sakral di manapun tak terkecuali bagi Suku Arfak. Bagi laki-laki yang tak cukup memiliki uang membayar mahar bisa berutang, ditandai dengan si laki-laki yang akan bekerja di kebun atau ladang.


Mas kawin bagi Suku Arfak pun nggak main-main, seperti senjata api dari masa perang Belanda dan Jepang. Uang ratusan juta sampai setengah miliar rupiah dibelanjakan kain berpuluh-puluh lembar, manik-manik, babi, hingga smartphone terbaru.

Salah satu mahar yang paling mahal yakni kain tenun Pulau Timor bermata dua, harganya sampai Rp 50 juta.


Salah satu mahar yang paling mahal yakni kain tenun Pulau Timor bermata dua, harganya sampai Rp 50 juta (Masaul/detikTravel)
Bagi Suku Arfak di Danau Anggi Gida, menjinakkan anjing yang telah memakan ayam dengan diikat satu kaki depannya. Fungsinya agar tak lagi mengejar ayam. Kalau babi ditusuk matanya biar jinak pula.


Pejalan kaki yang tangguh. Dulu, orang Suku Arfak dikenal sebagai orang paling tangguh dan bisa jalan kaki beratus-ratus kilometer. Dari Anggi biasanya butuh waktu seminggu berjalan kaki menembus hutan hingga ke Manokwari hanya untuk menjual hasil ladang.