Kamis, 20 Desember 2018

PT SOLID BERJANGKA | Kecanggihan Teknologi Ikut Tambah Kekhawatiran Pengguna

Foto: LG
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Teknologi yang semakin canggih idealnya jadi kian memudahkan hidup kita sehari-hari. Mulai dari bangun tidur hingga saatnya kita tidur lagi, pasti kita selalu lekat dengan teknologi.


Tapi di sisi lain, kecanggihan teknologi juga menimbulkan kekhawatiran bagi penggunanya. Dan kekhawatiran ini merupakan salah satu tren konsumer yang akan semakin terlihat jelas di tahun 2019.

Contohnya kekhawatiran kalau aplikasi di smartphone diam-diam memata-matai kita. Dalam survei yang dilakukan Ericsson di negara-negara dengan pengguna internet yang advanced, 47% responden percaya bahwa aplikasi populer diam-diam mengawasi dan mengambil data mereka. 


"Orang berpikir jangan-jangan meskipun smartphone ini lagi diam-diam saja tapi dari kameranya, mikrofonnya sebenarnya collecting data tanpa kita sadar dan take benefit dari situ," jelas Customer Marketing Manager Ericsson Indonesia Thomas Vidorrekto.


Selain itu 52% responden juga mengkhawatirkan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut mengumpulkan banyak data milik pengguna untuk kemudian dijual kepada pihak ketiga dan mengambil keuntungan. 


Kekhawatiran juga hadir di antara responden yang sehari-hari sering mengandalkan asisten virtual: 34% responden khawatir mereka akan kehilangan kemampuan berpikir kritis karena terlalu sering menggunakan asisten virtual, 31% responden bahkaa percaya perlu mendatangi "mind gyms" untuk melatih cara berpikir.


"Mungkin kalau kayak sekarang banyak persepsi dengan smartphone orang itu exercise fisik itu jadi berkurang," ujar Thomas sebelum melanjutkn, "Nah, overuse dari automation itu jangan-jangan bisa membuat orang lupa bagaimana mengambil keputusan.'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar