Jumat, 29 November 2019

PT Solid Gold Berjangka | Dolar AS di Level Rp 14.098 Pagi Ini

Foto: Hasan Alhabshy
PT Solid Gold Berjangka Makassar –  Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.098. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan Kamis (28/11) kemarin di mana dolar tercatat berada di level Rp 14.090.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (29/11/2019). Hingga pukul 10.00 WIB, nilai tukar dolar AS tercatat terus mengalami peningkatan. Pada awal pembukaan perdagangan hari ini dolar AS berada di level Rp 14.078. Meski demikian pergerakan dolar AS tercatat cukup stabil di bawah level Rp 14.100 dalam sebulan terakhir.
Adapun jika dibandingkan secara point to point terhadap setahun yang lalu, pergerakan dolar AS terhadap rupiah berada pada rentang Rp 13.885-14.650. Artinya rupiah telah melewati setahun saat dolar AS menekan hingga ke level Rp 15.000.
Meski nilai tukar dolar AS terhadap rupiah terbilang cukup stabil, namun pada Selasa kemarin Bank Mandiri mempersiapkan recovery plan atau rencana penyelamatan bank jika terjadi guncangan atau krisis ekonomi. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto dalam rapat dengar pendapat di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Sulaiman bilang pihaknya menyiapkan simulasi recovery plan dengan kondisi terjadi krisis seperti krisis moneter 1998. Untuk simulasi tersebut, Bank Mandiri menetapkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah senilai Rp 37.000.

“Kita punya recovery plan yang kita simulasi kalau seperti tahun 98. Kita simulasikan Bank Mandiri akan bermasalah kalau kurs dolar AS sampai Rp 37.000,” katanya.

Kamis, 28 November 2019

PT solid Berjangka | Ekonomi Tumbuh Tinggi, AS Menjauh dari Jurang Resesi

Foto: Ari Saputra
PT Solid Berjangka Makassar – Ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan pada kuartal ketiga ini. Biro Statistik Tenaga Kerja AS telah menyampaikan hasil revisi estimasi PDB negara Paman Sam tersebut pada Rabu (27/11) waktu setempat.

Melansir dari CNN pada Kamis (28/11/2019), ekonomi AS mengalami pertumbuhan sebesar 2,1% pada bulan Juli hingga September (kuartal ketiga) kemarin. Sebelumnya, ekonomi AS diprediksi hanya meningkat sebesar 1,9% pada kuartal ketiga ini.

Dikatakan kalau negara Paman Sam berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonominya berkat batuan dari Federal Reserve (The Fed). The Fed memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak 10 tahun terakhir, telah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali sejauh ini.

Padahal sebelumnya ekonomi AS sempat mengalami perlambatan pada kuartal kedua tahun ini. Sektor manufaktur AS dihantam keras oleh perang dagang yang sedang berlangsung dengan China.
“Kita bisa bersyukur bahwa ekonomi masih di tempat yang baik dengan pertumbuhan ekonomi sedikit lebih baik,” kata kepala ekonom keuangan di MUFG Chris Rupkey.

“Kisah bahwa (AS mengalami) resesi tidaklah benar dan tidak akan ada di radar siapa pun pada tahun 2020,” tambah Chris.

Melihat adanya peningkatan di kuartal ketiga ini, Capital Economics mengangkat perkiraan pertumbuhan PDB untuk kuartal keempat menjadi 1,5%, dari 1% sebelumnya.


“Secara keseluruhan, kami masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi (AS akan) melambat lebih lanjut dalam waktu dekat, tetapi perlambatan itu tampaknya lebih sederhana dari yang kami perkirakan,” kata ekonom senior AS Capital Economics Michael Pearce dalam sebuah catatan.

Rabu, 27 November 2019

Solid Gold Berjangka | Berbalik Arah, IHSG Parkir di Zona Hijau

Foto: Rachman Haryanto
Solid Gold Berjangka Makassar – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah. Namun setelah perdagangan dimulai IHSG langsung menuju zona hijau hingga jeda siang ini.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di level Rp 14.095.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 0,2 poin (0,00%) ke 6.025. Indeks LQ45 juga berkurang ke 955.
Membuka perdagangan Rabu (27/11/2019), IHSG melemah 5,4 poin (0,11%) ke 6.019. Indeks LQ45 juga turun 2,4 poin (0,25%) ke 956.
IHSG berbalik arah ke zona hijau, meskipun hampir menuju level semula. Pada sesi I IHSG tercatat naik tipis 1,337 poin (0,02%) ke 6.027. Indeks LQ45 naik 2,094 poin (0,22%) ke level 960,917.
Pada perdagangan Selasa (26/11) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau, di mana S&P 500 memimpin penguatan sebesar 0,22%, disusul Dow Jones yang naik 0,19% dan Nasdaq positif 0,18%.
Penguatan tersebut terjadi seirinh dengan pernyataan dari presiden Amerika Serikat (AS) yang menyebut bahwa kesepakatan dagang AS-China fase I akan segera tercapai dalam waktu dekat, optimisme tersebut membuat ketiga indeks utama AS kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa.
Sementara itu, rilis data indeks kepercayaan konsumen AS bulan November yang justru turun ke level 125.5 dari sebelumnya di level 126.1, data ini masih menjadi salah satu penahan pergerakan indeks kemarin.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif, berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 naik 81 poin ke 23.455
  • Indeks Hang Seng bertambah 44 poin ke 26.958
  • Indeks Shanghai melemah 1,9 poin ke 2.905
  • Indeks Strait Times bertambah 6 poin ke 3.213

Selasa, 26 November 2019

Solid Berjangka | Pemerintah dan Pengusaha Kumpul Bareng Bahas Kendaraan Listri

Foto: Diskusi kendaraan listrik (Anisa Indraini-detikcom)
Solid Berjangka Makassar – Pejabat serta pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia hari ini berkumpul. Mereka hadir dalam Electric Vehicle Indonesia Forum & Exhibition 2019.
Acara ini merupakan forum pertama kalinya di Indonesia terkait kendaraan listrik untuk mempertemukan para pemangku kepentingan antar negara, termasuk di dalamnya para investor mancanegara yang berkaitan dengan kendaraan bermotor listrik (KBL).
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Johnny Darmawan mengatakan, rencana pemerintah untuk menjadi pemain global di mobil listrik dalam lima tahun mendatang harus didukung dengan kemudahan investasi dalam memanfaatkan hasil hilirisasi nikel menjadi baterai lithium yang berdaya saing.
“Moratorium ekspor nikel per 1 Januari 2020 sebagai kebijakan di sektor hulu menjadi langkah awal untuk memposisikan Indonesia sebagai produsen utama baterai. Karena itu kemudahan investasi bagi perusahaan-perusahaan otomotif juga dibutuhkan. Dengan demikian, pasar domestik diperkuat dan potensi ekspor bisa ditingkatkan,” ujar Johnny di Opus Ballroom The Tribata Exhibition, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2019).

Kegiatan yang dibalut diskusi ini juga dihadiri Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Kemaritiman dan Investasi Ridwan Djamaluddin, dan Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko PT Pertamina Heru Setiawan.
Sebagai informasi, Electric Vehicle Indonesia Forum & Exhibition 2019 akan berlangsung selama tiga hari, 26-28 November 2019 di Opus Ballroom The Tribata Exhibition. Kegiatan ini direncanakan akan menjadi program tahunan untuk mendukung program percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Perlu diketahui, pemerintah telah merilis Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle). Peraturan ini mulai berlaku sejak 8 Agustus 2019.
Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 dibuka dengan Ketentuan Umum seputar kendaraan listrik, yaitu pengertian motor listrik, baterai, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, stasiun pengisian kendaraan listrik umum dan lainnya.

Senin, 25 November 2019

solid gold | Tingkatkan Perdagangan RI-AS, BRI Genjot Transaksi Internasional

Foto: BRI
Solid Gold Makassar – Pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar perdagangan internasional Indonesia meningkat. Salah satunya dengan mengadakan Business Forum on Trade Tourism and Investment di New York, Amerika Serikat yang dihadiri lebih dari 150 investor yang memiliki minat untuk melakukan bisnis di Indonesia.
SEVP Global and Treasury Services BRI Listiarini Dewajanti menjadi salah satu pembicara dengan tema ‘Product Sourcing Investment Opportunities: Business Matching & Partnership’. Ia memaparkan pentingnya perbankan dalam melayani transaksi International Trade Finance dan Global Payment Services antara pengusaha AS dan Indonesia.
“What Indonesia has, BRI has it, dengan meningkatnya hubungan dagang Amerika Serikat dan Indonesia, BRI akan terus meningkatkan fasilitas perbankan transaksi internasional ini. BRI memiliki jaringan kerja Luar Negeri antara lain BRI New York Agency, BRI Singapore, BRI Hongkong Representative dan BRI Timor Leste,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/11/2019)
“Selain itu, BRI juga memiliki beberapa remittance representative di Malaysia, Taiwan, Arab Saudi, UAE dan Korea Selatan, ini merupakan komitmen BRI untuk mendekatkan layanannya dengan nasabah yang ada di Luar Negeri,” imbuhnya.
Listiarini menyampaikan kegiatan matchmaking business yang dilakukan oleh BRI diharapkan dapat menghubungkan pengusaha AS dan pengusaha lokal Indonesia, khususnya nasabah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) BRI.
“BRI memiliki lebih dari 300,000 nasabah yang tergabung dalam BRI SME Incubator di mana BRI memberikan pendampingan serta pelatihan langsung dari pakarnya untuk mendongkrak produktivitas dan penjualan produk nasabah BRI yang berorientasi ekspor,” tambahnya.
Saat ini Bank BRI telah bekerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) untuk mengirimkan 80 pengusaha Amerika Serikat yang akan bertemu dengan nasabah UMKM BRI dalam acara BRILianpreneur atau Pameran UMKM Export.
Acara yang akan diselenggarakan pada bulan Desember 2019 mendatang di Indonesia tersebut, diharapkan dapat meningkatkan peran Bank BRI sebagai Bank UMKM terbesar di Indonesia dalam rangka mendorong pertumbuhan angka perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat sebagaimana ditargetkan oleh Pemerintah Indonesia dalam lima tahun mendatang.

Sebagai informasi BRILianpreneur sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-124 Bank BRI yang akan diselenggarakan pada tanggal 20-22 Desember 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).

Jumat, 22 November 2019

PT Solid Gold Berjangka | Netral-Gender dalam Gempuran Uniseks

Gerakan uniseks membuat pakaian wanita lebih maskulin, tapi tak pernah membuatnya tidak feminin (Foto: Zara)
PT Solid Gold Berjangka Makassar – Pada festival Coachella 2015, Jaden Smith, putra Will Smith, membikin heboh masyarakat dan media dengan penampilannya yang unik. Saat festival tersebut, ia mengenakan setelan tunik bunga dan mahkota mawar di kepalanya. Sontak, penampilannya tersebut menuai banyak komentar. Publikasi menyembur di media massa perihal keberanian Smith yang mengaburkan norma gender dalam fesyen.
Demikian pula pada Maret 2015, department store London Selfridge menciptakan tiga lantai bazar netral-gender di emporium Oxford Street-nya. London Selfridge menampilkan manekin yang mengenakan pakaian uniseks dari desainer Haider Ackermann, Ann Demeulemeester, dan Gareth Pugh. Eksperimen tersebut tidak menyebabkan murmur, apalagi menjadi dasar taktik pemasaran department store.
Gerakan untuk mendobrak inklusivitas mulai diangkat dalam urusan fesyen beberapa dekade terakhir. Dari sebelumnya, kesetaraan gender melulu dibicarakan dalam isu-isu mainstream, seperti politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Untuk memecahkan metaforikal tersebut dan menciptakan kesetaraan masa kini, para penggiat fesyen sedang keroyokan memproduksi pakaian uniseks. Melalui tren pakaian tersebut, tidak ada pengkotak-kotakan fesyen yang mempertimbangkan jenis kelamin tertentu. Apakah ini sebuah opsi pemutakhiran kesetaraan ataukah inovasi yang kebablasan?
Four women’s soccer stars have a new goal: Building a gender-neutral lifestyle business, demikian tajuk artikel yang dirilis washingtonpost.com, bercerita tentang empat pemain sepakbola nasional wanita AS meluncurkan sebuah tren bisnis lifestyle yang secara khusus menyoroti persoalan netral-gender dan masalah-masalah seperti kesetaraan dan inklusivitas.
Tren bisnis tersebut bernama Re-Inc, yang didirikan oleh Klingenberg, Megan Rapinoe, Christen Press, dan Tobin Health. Selain Klingenberg, tiga di antaranya adalah pemain sepakbola wanita Tim Nasional AS 2019. Itu adalah keputusan yang disengaja, menurut Eddie Opara, mitra di perusahaan grafis Pentagram, yang menciptakan identitas merek dan logo untuk Re-inc.
Merek tersebut bukan tentang nama mereka, tetapi tentang filosofi mereka sebagai pemain dan orang-orang yang merangkul desain inklusif dan netral-gender. Itulah sebabnya fitur merek yang paling menonjol adalah “e” terbalik, yang digunakan dalam jenis huruf khusus oleh desainernya. Dengan meletakkan huruf terbalik tersebut, para desainer bertujuan untuk menggambarkan bahwa produk Re-inc berfokus pada konvensi yang menantang, seperti ide yang dipikirkan para pendirinya.
Konsep netral-gender dalam bisnis tersebut dimaksud agar konsumen lebih cenderung menyadari fluiditas gender, sehingga kecil kemungkinan untuk mengkategorikan produk sebagai hanya untuk pria atau wanita. Mereka melakukan bisnis secara berbeda, mencari vendor perempuan dan minoritas dalam mitra bisnis untuk mengembangkan prospek bisnis tersebut. Klingenberg dan koleganya menyadari akan pentingnya urusan gender dalam bisnis dan gaya hidup kekinian.
Etos itu tampak jelas dalam pakaian perusahaan, yang semuanya akan sepenuhnya netral-gender. Sejauh ini, para atlet –Rapinoe, Christian Press, Meghan Klingenberg, dan Tobin Health– telah meluncurkan perusahaan yang menjual dua kaos netral-gender (masing-masing dijuluki “re-tee”) yang dihiasi dengan kata-kata libert?, ?galit?, d?fendez. Semua “e” terbalik. Ini adalah cara cerdas dan halus untuk mengidentifikasi merek tanpa perlu logo mencolok.
Tren fesyen yang bertendensi mendobrak inklusivitas gender juga terjadi pada era 1950-an pasca-Perang Dunia II. Mary Quant memperkenalkan setelan skinny jeans dengan rok mini dan jas sebagai pakaian modis perempuan. Saat itu, jeans dan jas didominasi oleh pria, dan hampir seluruh dunia mode mengikuti tren pakaian pria.
Mary Quant kemudian mendesain khusus setelan wanita yang mampu bersaing dengan tren mode pria saat itu. Ia memproduksi setelan jas, rok mini, skinny jeans, dan beberapa pakaian perempuan lainnya yang dipakai jutaan manusia sampai sekarang.
Bazaar adalah tokoh butik pertama Quant yang dibuka di sudut Markam Square dan Kings Road pada 1955. Tetapi pada dekade 60-an, merek tersebut lepas landas dengan cara yang tampaknya tak terbendung. Saat itu merupakan masa kejayaan semua seni dan mode.
Quant kemudian memproduksi secara massal mode pakaian yang lebih mencerminkan kualitas hidup yang baik selama pascaperang; mode pakaian yang menentang disrupsi kelas dan lebih menonjolkan kesetaraan gender. Oleh karena karyanya itu, para wanita era 60-an dan berikutnya mulai merasakan sensasi modis ala perempuan. Pakaian-pakaian Mary Quant kemudian tersebar di hampir semua negara Eropa dan melonjak ke negara-negara di seluruh dunia.
Koreksi Stereotip Gender
Kebiasaan androgini lintas gender berasal dari kelas istimewa Inggris dan Prancis abad ke-17 tujuh belas dan ke-18. Namun, setelah Revolusi Industri dan kebangkitan masyarakat kapitalis, aturan berpakaian yang cukup terstruktur yang memisahkan laki-laki dan perempuan muncul kembali. Revolusi besar berikutnya dalam mode –Youthquake dekade 1960-an– menghancurkan cita-cita gender itu.
Dalam bukunya, Sex and Unisex: Fashion, Feminism, and the Sexual Revolution, profesor Universitas Maryland Jo Paoletti meninjau kembali tren uniseks, pilar feminisme gelombang kedua yang pengaruhnya masih bergema sampai sekarang. Seperti yang dikatakan Paoletti, pakaian uniseks merupakan koreksi baby-boomer terhadap stereotip gender yang kaku pada era 1950-an. Hal itu merupakan reaksi terhadap peran baru yang membingungkan yang dikenakan pada pria dan wanita sama-sama pasca-Perang Dunia II.
Istilah “gender” mulai digunakan untuk menggambarkan aspek sosial dan budaya dari seks biologis pada dekade 1950-an. Pakaian uniseks era 1960-an dan 70-an bercita-cita “mengaburkan atau melintasi garis gender”. Meskipun pakaian uniseks bertujuan untuk meminimalkan perbedaan gender, biasanya itu memiliki efek sebaliknya. Seperti yang ditulis Paoletti, “Bagian dari daya tarik mode uniseks dewasa adalah kontras seksi antara pemakainya dan pakaian, yang sebenarnya menarik perhatian pria atau wanita.”
Gernreich (Space, 1999) membayangkan 1999 sebagai utopia netral gender dari jumpsuits, turtlenecks, dan tunik. Meskipun secara teknis uniseks, kostum ketat ini membuat seks pemakainya sangat mencolok, dan mereka mempertahankan penanda gender tradisional seperti bra, make-up, dan perhiasan untuk wanita.
Gerakan uniseks mungkin membuat pakaian wanita lebih maskulin, tetapi tidak pernah membuatnya tidak feminin. Lebih jauh, “Upaya untuk memfeminisasi penampilan pria ternyata hanya berumur pendek,” kata Paoletti. Sementara, minat populer dan ilmiah baru dalam biseksualitas benar-benar membebaskan pria homoseksual, menawarkan kepada mereka alternatif yang dapat diterima secara budaya.
Memulihkan Keharmonisan
Gender dan pemahaman tentang gender makin ke sini makin berkembang. Gender bukan saja berkutat pada urusan assignment laki-laki untuk mencerminkan tabiatnya sebagai laki-laki atau sebaliknya assignment sebagai perempuan. Tapi lebih jauh, gender berkembang lebih ekstrem pada usaha feminisasi atau maskulinisasi.
Dampak paling nyata terhadap pemutakhiran kesetaraan tersebut adalah munculnya bias gender dalam urusan gaya hidup, khususnya fesyen. Perkembangan mode uniseks bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi, mode ini merupakan opsi untuk membongkar inklusivitas, hierarki kelas, yang bertaut dalam isu-isu gender selama ini terhadap urusan fesyen. Namun di sisi lain, kehadiran uniseks justru menimbulkan bias gender. Sekat-sekat eksistensial antara perempuan dan laki-laki menjadi samar-samar.

Setiap orang memahami kesetaraan dalam banyak hal. Politik, hukum, agama, sosial, bahkan lifestyle. Tidak serta-merta gender mewajibkan semua hal disetarakan antara wanita dan pria. Tapi substansi kesetaraan yang sebetulnya adalah nilai kemanusiaan. Bagaimana kesetaraan memulihkan keharmonisan hubungan sebagai manusia laki-laki dan manusia perempuan.

Kamis, 21 November 2019

PT Solid Berjangka | Amnesty International Minta Jerman Berhenti Dukung Militer China

PT Solid Berjangka Makassar – “Terkait situasi saat ini di Hong Kong, pemerintah Jerman harus mengirimkan sinyal jelas dan segera menghentikan semua bentuk kerja sama militer, ” kata Matthias John, pakar bidang persenjataan dan hak asasi manusia di Amnesty International kepada tabloid Jerman Bild.
Mengutip dari dokumen Kementerian Pertahanan Jerman, Bild melaporkan, bahwa 11 tentara Cina akan mendapatkan “pelatihan superior” atau pelatihan logistik. Selain itu seorang anggota angkatan bersenjata akan diberikan pelatihan dalam bidang “pers dan hubungan masyarakat”.
Seorang juru bicara kementerian pertahanan Jerman mengatakan, tentara Cina secara berkala ikut serta dalam acara-acara pendidikan yang diselenggarakan oleh militer Jerman. Ini termasuk kursus-kursus yang diadakan di sekolah dan universitas militer, serta akademi-akademi kepemimpinan militer. “Tujuan kami adalah untuk berbagi nilai-nilai demokratis kami dengan warga negara lainnya,” ujar juru bicara.
Tentara Cina turun ke jalan di Hong Kong
Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) muncul di Hong Kong Sabtu lalu (16/11). Tentara yang mengenakan seragam sederhana ini meninggalkan baraknya di Kowloon untuk membantu membersihkan puing-puing dari fasilitas umum yang rusak pada aksi protes.
Ini adalah aksi simbolis yang jarang terjadi. Terakhir kali tentara PLA meninggalkan baraknya untuk melaksanakan tugas di Hong Kong adalah ketika Hong Kong dilanda bencana alam Taifun Mangkhut pada tahun 2018. Sejak protes pertama kali dimulai, tentara PLA tidak pernah sekalipun ditugaskan keluar dari barak mereka. Aksi Sabtu lalu membuat warga di Hong Kong gelisah.
Aktivis HAM Hong Kong Joshua Wong mengatakan, “ini membuat saya marah, bahwa Bundeswehr membantu melatih tentara Cina. Mengingat kerusuhan yang terjadi di Hong Kong, kementerian pertahanan seharusnya sudah menghentikan program ini dari dulu.”
Joshua Wong juga mengatakan, bahwa pasukan keamanan Hong Kong menggunakan “water canon buatan Jerman” dalam menindak demonstran anti pemerintah. “Kapan mereka akhirnya akan menghentikan ekspor ini?” tanya Wong.
Dalam beberapa bulan terakhir Joshua Wong telah mengunjungi sejumlah negara untuk mengumpulkan dukungan luar negeri untuk seruannya. September lalu Wong bertemu dengan menteri luar negeri Jerman Heiko Maas, dan setelahnya pemerintah Cina dengan marah bertemu dengan duta besar Jerman untuk Cina.
Dalam sebuah wawancara dengan koran Jerman Sddeutsche Zeitung, Wong membenarkan penggunaan kekerasan oleh para demonstran anti pemerintah Hong Kong melawan polisi. “Kami tidak akan meraih tujuan kami hanya dengan protes-protes damai, ataupun hanya dengan kekerasan. Kami butuh keduanya,” katanya.
Kritik dari dalam Jerman
Politisi dari Partai Hijau Jerman juga mengkritik pelatihan tentara Cina oleh Jerman. “Situasi hak asasi manusia di Cina merupakan bencana besar,” kata juru bicara Partai Hijau Margarete Bause dan Tobias Lindner. “Di provinsi Xianjing, jutaan orang menjadi korban pengawasan dan tindak penindasan yang kejam. Ini adalah kejahatan melawan kemanusiaan, kalau bukan genosida”
Kedua juru bicara juga mengacu kepada situasi di Hong Kong, dimana politisi tinggi Carrie Lam menyatakan bahwa kemungkinan intervensi militer oleh Beijing tidak bisa dikesampingkan di tengah-tengah protes pro demokrasi yang berjalan.

“Dalam situasi seperti ini, sangatlah tidak bertanggung jawab jika Bundeswehr terus melatih tentara Cina,” kata Partai Hijau Jerman.

Rabu, 20 November 2019

Solid gold berjangka | Lafal ‘Lahaula Walakuata Illabillah’ yang Punya Keutamaan Hebat

Solid Gold Berjangka Makassar – Lahaula walakuata illabillah merupakan kalimat yang memlilki arti mendalam. Lalu apa saja keutamaan dari kalimat ini?
Lafal lahaula walakuata illabillah sering terselip dalam dzikir dan doa. Keduanya sama-sama menjadi bentuk komunikasi umat manusia dengan Allah SWT. Karena dengan dzikir dan doa, kita menunjukkan rasa syukur dengan keagungan dan kekuasaan Allah SWT.
Mengungkapkan keterbatasan kita sebagai manusia atas kuasa Allah SWT.
Ini lafal lahaula walakuata illabillah dalam tulisan Arab dan artinya:
??? ?????? ????? ??????? ?????? ??????? ????????? ??????????
La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi
Artinya: “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung.”
Dilansir dalam islam.co, Rasulullah SAW bersabda tentang anjuran membaca kalimat ‘La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi’:
“Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam surga? Maka sahabat menjawab, ‘Tentu wahai Rasulullah’. Rasulullah menjelaskan, ‘Bacalah La hawla wa la quwwata illa billah'” (HR: Muslim)
Dikutip dalam islam.nu.or.id menuliskan bahwa, Syekh M Nawawi Al-Bantani menyebutkan sejumlah keutamaan lafal La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi.
Ia mengutip hadist riwayat Ibnu Abid Dunya tentang orang yang melazimkan pembacaan lafal La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi, yakni:
Artinya: “Salah satu keistimewaan lafal hauqalah ini adalah apa yang disebutkan di dalam Fawaidus Syarji, yaitu hadits riwayat Ibnu Abid Dunya dengan sanad tersambung hingga Rasulullah SAW bahwa ia bersabda, ‘Siapa saja yang membaca La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi setiap hari sebanyak 100 kali, maka ia selamanya takkan ditimpa oleh kefakiran,'” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Kasyifatus Saja, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah], halaman 5).
Syekh M Nawawi Banten juga mengutip hadits yang menjelaskan keutamaan lafal La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi. Menurutnya, hauqalah merupakan lafal yang baik dibaca ketika seseorang tengah dirundung kesulitan dan kebuntuan.

Artinya: “Diriwayatkan di dalam hadits juga bahwa bila kebimbangan hinggap di hati seseorang lalu ia membaca La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi sebanyak 300 kali, niscaya Allah membukakan jalan keluar baginya, maksudnya Allah mengurangi beban kesulitannya. Hal ini disebutkan oleh guru kami, Syekh Yusuf dalam hasyiyah Mi’raj-nya,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Kasyifatus Saja, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah], halaman 5).

Selasa, 19 November 2019

Solid Berjangka | Dari Penari Hingga Tukang Batu, Pekerjaan Untuk Dapatkan Visa Regional di Australia

Solid Berjangka Makassar – Terhitung mulai pekan ini, Pemerintah Australia telah memberlakukan aturan baru untuk visa regional, yang nantinya bisa menjadi jembatan untuk mendapatkan status penduduk tetap. Inilah pekerjaan yang masuk dalam daftar untuk mendapatkan visa tersebut.
Daftar Pekerjaan Visa Regional
Para pendatang didorong untuk tinggal dan bekerja di wilayah regional selain Sydney, Melbourne dan Brisbane
Jenis pekerjaan untuk mendapatkan visa regional ini ditambah jumlahnya menjadi 650 jenis untuk memudahkan mereka yang berminat
Sebelumnya para pendatang yang tinggal dan bekerja di wilayah regional umumnya tidak bertahan lama
Seperti diberitakan ABC News sebelumnya, aturan baru ini berlaku mulai 16 November 2019 dengan kuota hingga 25 ribu visa selama satu tahun ke depan.
Kebutuhan untuk menghidupkan kembali kota-kota pedalaman yang semakin banyak ditinggalkan warganya mendorong lahirnya aturan baru ini.
Di sisi lain, seperti dikemukakan Menteri Imigrasi David Coleman, kebanyakan pendatang lebih memilih bekerja dan tinggal di wilayah metropolitan seperti Sydney, Melbourne dan Brisbane.
“Dengan meminta para pendatang untuk tinggal dan bekerja di wilayah regional minimal 3 tahun sebelum mereka bisa menjadi penduduk tetap, maka kami mendorong mereka untuk menetap di sana untuk jangka waktu yang panjang,” ujar Menteri Coleman, seperti dilaporkan ABC News, Selasa (19/11/2019).
“Hal itulah yang dibutuhkan di kota-kota kecil dan wilayah pedalaman kita saat ini,” tambahnya.
Mereka yang berminat melamar visa regional yang baru ini (Visa bernomor 491 dan 494), diwajibkan tinggal minimal selama 3 tahun, sebelum berhak mendapat status penduduk tetap.
Bahkan, setelah beberapa tahun mendapatkan status sebagai penduduk tetap, terbuka jalan bagi yang bersangkutan menjadi warga negara Australia.
Untuk itu, pemerintah menambah jumlah jenis pekerjaan dan keterampilan yang bisa memenuhi syarat visa regional ini, mulai dari penari (dancer) hingga tukang batu (bricklayer) – lihat daftar lengkapnya di bagain akhir artikel ini.
Selain pekerjaan dan keterampilan yang jumlahnya mencapai 650 jenis, aturan baru ini juga mengkategorikan seluruh wilayah Australia selain Sydney, Melbourne dan Brisbane sebagai “wilayah regional”.
Tampaknya, pemerintah kini sedang berusaha untuk “menahan” para pendatang agar bersedia bekerja dan menetap lebih lama di wilayah regional.
Pasalnya, menurut hasil penelitian Profesor James Raymer dari Australian National University (ANU), para migran itu “sangat rendah kemungkinannya” untuk bertahan lama di pedalaman.
ABC News: Jack Snape: Peneliti kesehatan hewan Forough Ataollahi tinggal dan bekerja di Wagga, kota pedalaman di New South Wales.
“Kebanyakan migran akan meninggalkan wilayah regional dalam periode 5 tahun dan jika akan menetap di Australia, mereka lebih memilih kota besar seperti Sydney dan Melbourne,” jelasnya kepada wartawan ABC Jack Snape.
Penelitian Prof Raymer menganalisa data keimigrasian di Australia selama 40 tahun terakhir.
Salah seorang pendatang yang kini menetap di Wagga, kota kecil di pedalaman New South Wales (NSW), Forough Ataollahi mengaku tidak ada masalah tinggal di sana.
“Teman-teman bilang pasti saya akan bosan tinggal di Wagga karena kotanya kecil, tak banyak yang bisa dilakukan,” katanya.
Tapi begitu tinggal di sana, dia mengaku justru suka dengan kehidupan barunya di Wagga.
Namun sejauh ini, Pemerintah NSW kabarnya telah menunda pemberlakuan visa regional baru ini, untuk jalur yang diajukan berdasarkan poin, hingga awal tahun 2020.
Kendala lainnya yang juga jadi sorotan yaitu adanya ketentuan mengenai tingkat penghasilan minimal 53.900 dolar pertahun, untuk bisa mengajukan permohonan status penduduk tetap.
Ketua Migration Institute of Australia John Hourigan misalnya menilai, ketentuan ini justru akan mempersulit orang untuk datang ke wilayah regional.

Tapi pemerintah tetap optimistis dan malah menaikkan kuota visa jenis ini menjadi 25.000 orang untuk satu tahun ke depan.

Senin, 18 November 2019

Solid Gold | Amnesty International: Model Bisnis Facebook dan Google Ancaman terhadap HAM

Solid Gold Makassar – Dalam sebuah laporan, Amnesty International menyebutkan bahwa perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook dan Google harus dipaksa meninggalkan apa yang mereka sebut sebagai “model bisnis berbasis pengawasan” yang “dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM).”
“Terlepas adanya nilai positif dari layanan yang mereka sediakan, Google dan Facebook hadir dengan biaya sistemik,” kata organisasi HAM itu melalui laporan setebal 60 halaman yang diterbitkan pada Kamis (21/11).
Amnesty mengatakan bahwa dengan mengumpulkan data pribadi untuk menggenjot bisnis periklanan, kedua perusahaan tersebut melakukan serangan terhadap hak privasi dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga: Batasi Akses Internet, Benarkah Untuk Menangkal Hoaks?
“Gadaikan prinsip moral”
Amnesty juga mengatakan perusahaan itu memaksa penggunanya untuk melakukan apa yang disebut dengan tawar-menawar Faustian. Para pengguna diharuskan membagikan data dan informasi pribadi untuk mendapatkan akses layanan ke Google dan Facebook. Tawar-menawar Faustian ini dikenal sebagai sebuah upaya mendapatkan keuntungan dengan menggadaikan prinsip moral.
Hal ini dinilai bermasalah karena kedua perusahaan telah membangun “dominasi yang hampir total” terhadap saluran utama di mana orang bisa terhubung dan berinteraksi dalam dunia online. Hal ini menjadikan Facebook dan Google memiliki kekuatan atas kehidupan masyarakat seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Kontrol yang mereka punya atas kehidupan digital kita telah merusak esensi privasi dari hidup kita dan itu merupakan salah satu tantangan HAM yang paling menentukan di masa sekarang,” ujar Kumi Naidoo, Sekretaris Jenderal Amnesty International.
Menurut Amnesty, Google dan Facebook juga menghadirkan ancaman terhadap hak asasi manusia lainnya, termasuk kebebasan berekspresi dan hak atas kesetaraan & nondiskriminasi.
Laporan itu juga meminta pemerintah agar menerapkan kebijakan yang memungkinkan privasi masyarakat terlindungi, dan di saat yang sama juga memastikan akses layanan online untuk masyarakat dapat terpenuhi.
“Pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi masyarakat dari pelanggaran HAM oleh perusahaan-perusahaan,” kata organisasi itu.
“Tetapi selama dua dekade terakhir, sebagian besar perusahaan teknologi dibiarkan membuat peraturan sendiri,” tambahnya.
Baca juga: Pakar: Twitter Menjual Data Pengguna untuk Meraup Keuntungan
Facebook menyerang balik
Sementara itu, pihak Facebook menyatakan penolakannya terhadap kesimpulan laporan itu. Direktur Kebijakan Publik perusahaan, Steve Satterfield, menolak dikatakan bahwa Facebook menggunakan model bisnis “berbasis pengawasan.” Ia menekankan bahwa pengguna mendaftar secara sukarela untuk layanan mereka.
Merespon Amnesty International, Facebook melalui 5 halaman surat pernyataannya mengatakan bahwa “pilihan seseorang untuk menggunakan layanan Facebook, dan cara mengumpulkan, menerima, atau menggunakan data, semuanya secara jelas diungkapkan dan diakui oleh pengguna. Hal itu tidak dapat disamakan dengan pengawasan pemerintah yang dilakukan tanpa persetujuan (yang kerap melanggar hukum),” seperti dijelaskan dalam hukum HAM Internasional.

Google juga turut membantah temuan Amnesty, tetapi tidak memberikan tanggapan resmi atas laporan itu.

Jumat, 15 November 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Pemerintah Teken 2 Penjanjian Internasional soal Transportasi Udara

PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Rangkaian Pertemuan ASEAN Senior Transport Official Meeting (STOM) ke-48 dan ASEAN Transport Ministers (ATM) Meeting ke-25 serta Pertemuan dengan Mitra Dialog ASEAN yang dilaksanakan dari tanggal 11 November 2019 resmi ditutup. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan sepakat untuk menandatangani 2 perjanjian internasional terkait transportasi udara.
“Melalui pertemuan ini, kami telah sepakat untuk melakukan penandatanganan terhadap 2 perjanjian internasional di bidang transportasi udara, serta mengadopsi beberapa peraturan lainnya bersama negara anggota ASEAN lainnya,” ujar Sekretaris Jenderal Djoko Sasono yang mewakili Menteri Perhubungan saat menghadiri Pertemuan ASEAN Transport Ministers (ATM) Meeting ke-25 di Hanoi, Vietnam, yang dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11).
Penandatanganan kedua perjanjian dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal Perhubungan (Atas Nama Pemerintah Indonesia) sesuai dengan full power yang diterbitkan oleh Menteri Luar Negeri.
Adapun perjanjian yang ditandatangani yaitu Protocol to Implement the Eleventh Package of Commitments on Air Transport Services Under the ASEAN Framework Agreement on Services (Protokol untuk Melaksanakan Paket Kesebelas Komitmen Jasa Angkutan Udara dalam Persetujuan Kerangka Kerja Asean di Bidang Jasa) dan Protocol 3 on Expansion of Fifth Freedom Traffic between ASEAN and China of the ASEAN-China Air Transport Agreement (Protokol 3 mengenai Pengembangan Hak Angkut Kelima Antara Para Pihak).
Berkenaan dengan konsep Protocol 3 on Expansion of Fifth Freedom Traffic between ASEAN and China of the ASEAN-China Air Transport Agreement, Djoko mengatakan bahwa Indonesia dalam proses perubahan poin dari ‘Mataram’ ke ‘Makassar’, di mana saat ini China masih melakukan koordinasi internal dan akan dibahas pada pertemuan berikutnya.
Selain itu, berkenaan dengan Air Traffic Management, Djoko menjelaskan bahwa ASEAN Master Plan akan diharmonisasi dengan ICAO Global Air Navigation Plan ANP 2019 yang terbaru. Terkait dengan hal tersebut, perlu dilakukan pembaharuan terhadap ASEAN Air Traffic Management Master Plan Version 1.0 dan merubah judul yang semula ASEAN Air Traffic Management Master Plan menjadi ASEAN Air Navigation Plan.
“Untuk pengesahan ASEAN ATM Master Plan Version 2.0, akan dilakukan pembahasan terhadap konsep ASEAN Air Navigation Plan pada pertemuan ATWG berikutnya,” kata Djoko.
Selanjutnya, pada pertemuan dimaksud terdapat juga beberapa dokumen yang disepakati untuk diadopsi oleh Negara Anggota ASEAN, yakni antara lain Kualifikasi Perangkat Pelatihan Simulasi Penerbangan (FSTD) dari Pengaturan Pengakuan Bersama tentang Lisensi Kru Penerbangan, Implementasi dari Kerangka Kerja untuk AFAMT dan rencana aksinya, Transportasi Multimoda, ASEAN Green Ship Strategy, Inisiatif Baru di bawah Kemitraan Transportasi ASEAN-Jepang (AJTP), Pelatihan Perencanaan Implementasi Sistem Satelit Navigasi Global, Penelitian Bersama tentang Pemeliharaan Jembatan untuk Koridor Lintas-Batas ASEAN, Perpanjangan Pelatihan Operator VTS, Peningkatan Aksesibilitas ke Angkutan Umum untuk Penyandang Disabilitas dan Lansia, dan Bukti Konsep (PoC) tentang Solusi TIK untuk pengendalian Kendaraan yang berlebih muatan.

Pada sela-sela pertemuan ATM ke-25, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan juga mengadakan Pertemuan Bilateral antara Indonesia dan Vietnam. Dalam pertemuan ini dibahas mengenai konektivitas udara antara Indonesia dan Vietnam, salah satunya permohonan dukungan slot time bagi Badan Usaha Angkutan Udara Nasional secara timbal-balik dalam melaksanakan penerbangan ke/dari Vietnam. Lalu juga dibahas permohonan dukungan untuk dapat saling mengisi kebutuhan pilot di kedua negara khususnya fresh graduate pilot sebagai sesama Negara Anggota ICAO.

Rabu, 13 November 2019

Solid Gold Berjangka | Mahasiswa Tuntut Tragedi Semanggi I Diusut Tuntas: Berapa Presiden Lagi?

Solid Gold Berjangka Makassar – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Semanggi menggelar peringatan 21 tahun. Mereka sempat memasang spanduk raksasa yang berisi tuntutan agar pelaku pelanggaran HAM diadili.
Rangkaian peringatan tragedi Semanggi I telah dimulai sejak Senin (11/11/2019). Pada peringatan hari ketiga, yakni Rabu (13/11), para mahasiswa memasang spanduk raksasa yang bertulisan ‘Berapa Presiden Lagi Sampai Pelanggar HAM Diadili? Usut Tuntas Tragedi Semanggi I’.
Spanduk raksasa berlatar hitam itu digantung di Gedung Karol Wojtyla, Universitas Atma Jaya, sejak pukul 13.00 WIB. Namun spanduk tersebut diturunkan pada malam hari.
Anggota Front Aksi Mahasiswa Semanggi Natado Putrawan mengatakan spanduk raksasa itu dibentangkan sebagai bentuk tuntutan kepada Presiden Joko Widodo untuk menegakkan hukum. Dia mengatakan selama 21 tahun ini tuntutan mereka tetap sama, yakni usut tuntas Tragedi Semanggi I.
“Kita ada pembentangan banner. Banner dalam bentuk yang besar karena sudah sebesar itulah desakan kami kepada presiden Jokowi untuk menegakkan supremasi hukum,” kata Natado.
Peringatan tragedi Semanggi I hari ini juga diisi dengan kegiatan tabur bunga. Dia mengatakan siapa pun Presidennya, maka akan selalu ada orang-orang yang akan mendesak penuntasan tragedi tersebut.
“Jangan kira 21 tahun orang-orangnya itu-itu aja yang bergerak, nggak. Api itu menjalar dan kami akan terus ngejar Presiden, layaknya kutukan. Kami akan terus ngejar Presiden. Siapa pun Presidennya kami akan kejar sampai penuntasan Tragedi Semanggi I ini selesai,” terang Natado.

Tragedi Semanggi I terjadi pada 1998. Sejumlah mahasiswa tewas saat demonstrasi di tahun tersebut.

Selasa, 12 November 2019

Solid Berjangka | Pertamina Ajak Generasi Muda Tanam Mangrove di Pantai Banten

Solid Berjangka Makassr – PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan upaya peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya ekosistem laut dan kelestarian lingkungan.
Caranya dengan mengajak puluhan siswa Sekolah Pantai Indonesia untuk menanam bibit mangrove pdi Kawasan Pesisir Pantai Serang, Pantai Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten.
Para siswa tersebut menanam bibit mangrove di titik yang belum tersulam pohon mangrove, di kawasan wisata dan konservasi mangrove Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilakukan Pertamina sejak 2018, hingga saat ini sudah ditanam 15 ribu mangrove di lokasi tersebut.
Unit Manager Comrel dan CSR Pertamina Marketing Operation Region III, Dewi Sri Utami mengatakan sosialisasi mangrove ini perlu dilakukan, mengingat kondisi mangrove di Indonesia khususnya Pantai Utara Jawa sudah dalam tingkatan yang mengkhawatirkan.
“Aksi sinergi Pertamina dan Dinas Kelautan dan Perikanan ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda, agar peduli akan pentingnya ekosistem laut bagi kelestarian kita,” ucap Dewi, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2019).
Dengan mengusung tema ‘Lestari Mangroveku, Lestari Bumiku’ Pertamina dan Dinas Kelautan dan Perikanan berupaya menanamkan keberadaan hutan mangrove tidak untuk dieksploitasi besar-besaran, tetapi harus dimanfaatkan secara bijak sebagaimana fungsi dan manfaatnya.
Diketahui, tanaman mangrove memiliki manfaat yang sangat besar antara lain menyerap polusi udara, tempat tumbuh kembang habitat biota laut dan satwa penjaga ekosistem, penyedia nutrien, dan zat hara yang memiliki fungsi sangat besar seperti abrasi dan menjaga daerah pesisir.

“Tak hanya penanaman bibit mangrove, hari ini siswa juga belajar mengolah sampah yang tidak mudah hancur. Sampah seperti plastik hingga sterofoam diolah menjadi ecobrick (bata ramah lingkungan) dan kerajinan tangan,” tutupnya.

Senin, 11 November 2019

Solid Gold | BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi selama 11-17 November

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi selama 11-17 November
Solid Gold Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat dan kenaikan gelombang selama 11-17 November 2019. BMKG meminta masyarakat mewaspadai kondisi hujandengan intensitas lebat disertai petir.
“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” kata Deputi Bidang Meteorologi R. Mulyono R. Prabowo melalui keterangan tertulisnya, Senin (11/11/2019).
Mulyono mengatakan kondisi atmosfer yang tidak stabil diakibatkan melemahnya siklon tropis di Laut Cina Selatan. Mulyono memprediksi hujan lebat tersebut akan banyak terjadi di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

“Kondisi atmosfer yang tidak stabil di sebagian besar wilayah tersebut juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan dalam periode sepekan ke depan,” tutur Mulyono.
Mulyono juga mengatakan ada potensi gelombang tinggi. Masyrakat diimbau mewaspadai fenomena alam tersebut.
“Gelombang tinggi 2,5 hingga 4,0 meter pada periode 11 – 17 November 2019 diperkirakan juga berpeluang terjadi di Perairan barat Kepulauan Simeulue – Kepulauan Mentawai, Perairan barat Pulau Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga Pulau Lombok, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan NTB,” tutur Mulyono.
Mulyono mengingatkan kepada masyarakat membuka layanan informasi selama 24 jam. Berikut daerah yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang:
Periode 11-14 Novemver 2019
– Aceh
– Sumatera Utara
– Riau
– Kep. Riau
– Sumatera Selatan
– Kep. Bangka Belitung
– DKI Jakarta
– Banten
– Jawa Barat
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Barat
– Papua
Periode 15-17 November 2019 :
– Aceh
– Sumatera Utara
– Sumatera Barat
– Kalimantan Utara
– Papua

Jumat, 08 November 2019

solid gold | Bos CIA Turun Langsung Lobi Raja Selamatkan Mata-mata

Bos CIA Turun Langsung Lobi Raja Selamatkan Mata-mata
Solid Gold MAkassar – Seorang warga AS dan dua orang warga Arab Saudi didakwa atas tuduhan kejahatan spionase. Bos Badan Intelijen Pusat AS  sampai harus turun tangan untuk menyelamatkan para mata-mata itu.
Sebagaimana dilansir AFP pada Jumat (8/11/2019), dua warga Saudi dan satu warga AS itu diidentifikasi bernama Ali Alzabarah (35), Ahmad Abouammo (41) dan Ahmed Almutairi (30).
Abouammo yang merupakan warga AS telah ditangkap di Seattle, Washington pada Selasa (5/11) waktu setempat. Sementara Alzabarah dan Almutairi yang merupakan warga Saudi masih diburu dan diyakini kabur ke Saudi. Mereka kedua diketahui merupakan mantan pegawai Twitter. Sedangkan Almutairi merupakan pegawai marketing yang terkait dengan keluarga Kerajaan Saudi.
Departemen Kehakiman AS menyebut ketiganya bekerja sama untuk membuka detail pemilik akun-akun yang dianggap membangkang, atas nama pemerintah Saudi dan keluarga Kerjaan Saudi.
Dokumen pengadilan AS menyebut bahwa ketiga terdakwa diarahkan oleh seorang pejabat Saudi yang tidak disebut namanya, yang bekerja untuk seseorang yang disebut jaksa AS sebagai ‘Royal Family Member-1’ atau ‘Anggota Keluarga Kerajaan-1’.
Disebutkan lebih lanjut bahwa Abouammo dan Alzabarah direkrut tahun 2014-2015 untuk memanfaatkan posisi mereka dalam perusahaan Twitter untuk mendapatkan akses pada informasi pribadi terkait akun-akun yang mengkritik Saudi. Almutairi bertindak sebagai penengah penting yang mengatur komunikasi antara Abouammo dan Alzabarah dengan seorang pejabat Saudi yang tidak disebut namanya.
Usai dakwaan ini, Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), Gina Haspel pun berkunjung ke Riyadh. Dia dijamu oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. Pertemuan itu digelar di Riyadh pada Kamis (7/11) waktu setempat. Pertemuan juga dihadiri sejumlah pejabat Saudi termasuk Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan dan kepala intelijen Saudi, Khalid al-Humaidan.
Dalam pertemuan itu, sebut SPA, Raja Salman dan Haspel ‘membahas sejumlah topik yang menjadi kepentingan bersama’. Tidak dijelaskan lebih lanjut topik-topik tersebut. Namun diketahui bahwa kunjungan Haspel ini dilakukan setelah pengadilan AS mendakwa tiga orang yang dituduh sebagai mata-mata itu.
Menanggapi kasus tersebut, seorang pejabat senior Saudi yang enggan disebut namanya menyatakan pihak Kerajaan Saudi belum memeriksa dakwaan pidana yang diumumkan AS.
“Tapi yang bisa saya beritahukan kepada Anda adalah kami mengharapkan semua warga negara kami untuk mematuhi aturan hukum di negara-negara yang mereka tinggali,” ucap pejabat senior Saudi itu kepada wartawan di Washington.

Kasus spionase ini mencuat ketika hubungan AS dan Saudi, yang bersekutu dekat, menjadi tegang akibat kasus pembunuhan brutal wartawan Jamal Khashoggi. Khashoggi yang dikenal sebagai pengkritik Putra Mahkota Saudi itu dibunuh dan dimutilasi agen Saudi di dalam gedung konsulat di Istanbul, Turki. CIA dalam laporannya menyimpulkan bahwa MBS terkait erat dengan pembunuhan Khashoggi. Namun, kesimpulan itu disangkal oleh otoritas Saudi.

Kamis, 07 November 2019

PT Solid Gold Berjangka | Salah Paham “Red Notice” Interpol

Salah Paham Red Notice Interpol
PT Solid Gold Berjangka makassar – Kesalahpahaman paling umum terkait keberadaan Interpol adalah memandang Interpol seolah-olah lembaga buru sergap dan mudah menerbitkan red notice. Hal ini setidaknya terbaca dari reaksi netizen yang menyambut gembira disertai umpatan ketika Polda Jawa Timur melalui Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri berencana mengajukan red notice ke Interpol untuk mencari dan menahan sementara aktivis dan pengacara hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman.
Padahal, kalau dirunut kembali, permohonan red notice bukan hal baru. Sebelum Veronica, ada beberapa nama yang juga pernah dimintakan red notice ke Interpol, di antaranya Rizieg Sihab, aktivis pro-kemerdekaan Papua Benny Wenda, dan mantan Anggota DPR Nazarudin Samsudin. Hasilnya, ada permohonan yang diterima seperti Nazarudin, dan ada yang ditolak dan dicabut kembali seperti dalam kasus Riziek Sihab dan Benny Wenda.
Sehingga, menarik untuk dibahas mengapa ada permintaan red notice yang disetujui dan ditolak. Kalaupun diterima atau ditolak belum tentu tersangka bisa diekstradisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di sinilah pemahaman tentang tujuan Interpol, mekanisme dan pedoman kerja Interpol perlu diluruskan.
Keberadaan Interpol
The International Criminal Police Organization atau Interpol adalah sebuah organisasi kepolisian internasional yang terdiri dari 194 negara (termasuk Indonesia) yang dibentuk untuk memastikan dan mempromosikan adanya kerja sama seluas mungkin di antara kepolisian di seluruh dunia. Kerja sama itu tetap dalam prinsip menghormati hukum nasional masing-masing negara dan spirit deklarasi universal HAM.
Instrumen pokok kerja sama kepolisian internasional itu adalah notice internasional. Interpol menyelenggarakan sistem notice internasional yang terdiri dari tujuh jenis: red notice, green notice, yellow notice, blue notice, black notice, orange notice, purple notice, dan UN special notice (warna biru PBB) yang memungkinkan kepolisian di negara-negara anggota membagi informasi genting sesuai dengan tujuan masing-masing notice.
Red Notice
Red notice merupakan bagian dari sistem tersebut. Red notice pada dasarnya diajukkan oleh negara anggota kepada Interpol. Apabila permohonan itu memenuhi persyaratan, prinsip, dan konstitusi Interpol, maka sekretariat Interpol yang berpusat di Lyon, Prancis mengeluarkan red notice dan disebarkan ke seluruh negara anggota dalam rangka mencari lokasi dan menahan sementara seseorang yang dicari dalam kasus kriminal, sehingga orang tersebut bisa diekstradisi ke negara peminta.
Pada saat Interpol menyebarkan red notice tetap saja negara pemohon yang sebetulnya mempunyai kewajiban untuk menemukan orang yang dicari. Jadi, penting untuk diketahui bahwa sistem ini sifatnya sukarela. Artinya, negara-negara anggota Interpol tidak memiliki kewajiban yang diikat secara hukum untuk menangkap seseorang berdasar pada red notice.
Pedoman Kerja Interpol
Hal ini berhubungan dengan sistem nilai hukum yang berkembang di setiap negara. Interpol menegaskan bahwa “setiap negara anggota memutuskan bagi dirinya sendiri nilai hukum yang dipakai untuk memberikan red notice di dalam lingkup negaranya. Ini merupakan salah satu prinsip Interpol.
Selain nilai hukum, Interpol juga menetapkan kriteria tertentu sebagai panduan dalam menentukan apakah red notice disetujui atau ditolak. Pembatasan itu tertuang secara jelas di dalam artikel 3 Konstitusi Interpol yang menentukan bahwa “Melarang untuk melakukan intervensi apapun dan kegiatan yang bersifat politik, militer, agama dan rasial.”
Kriteria ini merupakan turunan dari prinsip-prinsip dasar Interpol yang berupaya menjaga posisi netralitas lembaga dan fokus pada pencegahan kejahatan dan penegakan hukum sesuai tujuan Interpol, dan bertindak dalam kerangka semangat deklarasi universal HAM.
Dengan demikian, kalau merujuk pada ketentuan tersebut, Interpol tidak harus menerbitkan red notice kalau sebuah kasus diklasifikasi sebagai kegiatan yang bermotif politik atau melangggar kewajiban yang dikenakan di bawah hukum HAM internasional. Sebagai contoh dapat diangkat penolakan red notice terhadap Riziek Sihab dan pencabutan kembali status red notice aktivis pro kemerdekaan Papua Benny Wenda.
Apalagi, sejak reformasi lembaga itu pada 2015, Interpol sangat ketat dalam mengeluarkan red notice karena tidak ingin lembaganya disalahgunakan oleh negara-negara anggotanya untuk menangkap dan membungkam oponen ekonomi-politik dalam negeri, jurnalis kritis, dan pengacara HAM.
Parlemen Eropa pada Februari 2019 mempublikasikan hasil riset Misuse of Interpol’s Red Notice and Impact on Human Rights—Recent Development, yang menunjukkan adanya penyalahgunaan red notice oleh negara-negara tertentu untuk memperkusi pengacara-pengacara HAM, aktivis masyarakat sipil dan jurnalis-jurnalis kritis yang tentunya melanggar standar-standar internasional tentang HAM.

Pemahaman yang utuh terkait keberadaan red notice Interpol mudah-mudahan membantu kita untuk tidak berekspektasi berlebihan bisa membawa tersangka yang melarikan diri ke luar negeri ke hadapan penyidik, jaksa, dan pada sidang pengadilan karena memang ada pembatasan-pembatasan dalam lembaga itu terkait nilai hukum yang berbeda di masing-masing negara, prinsip-prinsip dasar dan konstitusi Interpol, serta semangat Deklarasi HAM Universal dan hukum HAM internasional.

Rabu, 06 November 2019

PT Solid Berjangka | Asia Tenggara Mulai Beralih ke Energi Surya

Asia Tenggara Mulai Beralih ke Energi Surya
PT Solid Berjangka Makassar – Negara-negara di Asia Tenggara kini mulai giat mengembangkan sumber energi terbarukan. Salah satu yang digenjot adalah energi surya. Sementara penggunaan sumber energi batubara, yang dituding paling banyak memproduksi emisi karbon turun drastis.
Sebuah laporan terbaru dari Global Energy Monitor (GEM) mengungkapkan bahwa kapasitas produksi batu bara menurun tajam, dari puncaknya yang mencapai hampir 13 gigawatt (GW) pada 2016 menjadi hanya 1,5 GW pada paruh pertama 2019.
“Energi surya mendapatkan momentumnya di Asia Tenggara,” kata Courtney Wetherby, seorang analis peneliti di lembaga penelitian Stimson Center, seperti dikutip dari Chinadialog. “Padahal, sebelumnya para pembuat kebijakan menilai, pembangkit energi surya terlalu mahal dan rumit untuk diintegrasikan dalam jumlah yang cukup besar dan dalam waktu singkat,” ujar Wetherby. Lebih lanjut ia mengatakan sentimen negatif publik terhadap batu bara dan penurunan harga panel surya secara signifikan memicu peningkatan ini.
Namun, Weatherby menambahkan, penyerapan energi terbarukan oleh masyarakat masih menghadapi banyak kendala. “Banyak utilitas di wilayah ini menghadapi keterbatasan infrastruktur transmisi dan perlu membangun jalur transmisi tambahan. Faktor ini dapat meningkatkan harga jual listrik dari proyek-proyek baru.”
Paket menarik pemerintah Vietnam
Turunnya biaya produksi energi terbarukan, juga memacu pemerintah di berbagai negara di Asia Tenggara mengevaluasi kembali rencana energi mereka. Vietnam dengan sigap menangkap momentum ini. Negara ini dengan cepat membangun jejaring pembangkit tenaga surya dari nyaris tidak signifikan pada tahun 2017 menjadi lebih dari 4 gigawatt (GW) tahun ini.
Sukses Vietnam membangun jaringan pembangkit energi surya tidak dapat dilepaskan dari program pemerintah yang disebut Feed-in-Tariff (FIT). Program ini diperkenalkan oleh Kementerian Perindustrian setempat pada 2017 lalu. Program FIT memberi jaminan kepada para investor, listrik tenaga surya akan dibeli dengan harga 9,35 sen dolar AS per KWh.
Konsultan energi Wood Mackenzie dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari harian The Jakarta Post mengatakan, perhitungan ekonomi yang ditawarkan oleh peraturan FIT tersebut cukup menarik bagi para investor.
Sebagai hasilnya, Wood Mackenzie memproyeksikan, kapasitas pembangkitan panel surya terpasang di Vietnam bisa mencapai 5,5 Giga Watt pada akhir tahun 2019. Angka ini setara dengan 44 persen dari total kapasitas pembangkitan energi surya di Asia Tenggara. Sebagai perbandingan, pada tahun lalu, kapasitas terpasang energi surya di negara itu hanya 0,134 GW.
Dengan adanya kebijakan yang menjamin pendapatan investor, para produsen listrik independen di tingkat lokal dan regional serta para pengembang merasa nyaman mengambil risiko. Oleh karena itu, proyek-proyek pun bisa meminjam pendanaan dari bank regional dan lokal.
“FIT telah terbukti menjadi alat kebijakan yang efektif dalam mendorong pertumbuhan energi terbarukan dengan cepat,” kata Rishab Shrestha, analis dan peneliti tenaga surya dari Wood Mackenzie seperti dikutip dari The Jakarta Post.
Bagaimana dengan Indonesia?
Global Energy Monitor dalam laporannya menyebukan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang masih membangun pabrik batu bara baru dalam enam bulan pertama tahun ini.
Meski banyak dituding mencemari berat lingkungan, Indonesia memang masih tergantung pada sumber energi fossil ini. Beberapa waktu lalu, pemerintah juga diprotes akibat polusi udara dari penggunaan batu bara.
Menurut data PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), kontribusi energi terbarukan hingga Mei 2019 telah mencapai 13,42 persen. Energi ini mayoritasnya berasal dari pembangkit listrik tenaga air dan tenaga panas bumi. Sementara kontribusi pembangkit listrik tenaga surga dapat dibilang relatif kecil.
Dikutip dari Tirto.id, penggunaan energi surya di Indonesia pada posisi Agustus 2019, hanya memiliki kontribusi sebesar 0,04 persen atau setara 78,5 Mega Watt.
Kebijakan mundur terkait energi terbarukan
Indonesia sebenarnya juga sudah memiliki program yang mirip-mirip dengan Vietnam. Pada bulan Juli 2016 dirilis aturan yang menyatakan bahwa PLN akan membeli listrik yang dihasilkan pembangkit tenaga surya, dengan kisaran harga dari 14,5 hingga 25 sen dolar AS, tergantung dari wilayahnya.
Namun program ini terhenti tahun lalu setelah dikeluarkannya peraturan no. 9/2018 yang membatalkan sejumlah peraturan lain terkait energi terbarukan. “Hal ini membuat para investor yang awalnya tertarik dengan kebijakan Indonesia, memutuskan berinvestasi di Vietnam”, ujar analis energi terbarukan Fabby Tumiwa seperti dilansir oleh The Jakarta Post.
Para investor menilai, kualitas kebijakan dan peraturan di Vietnam lebih memberikan kepastian dan kejelasan dalam proses bisnis, serta dalam pengembalian keuntungan yang lebih baik.

Pemerintah Indonesia sebetulnya menargetkan kontribusi energi terbarukan di dalam negeri pada 2025 dapat mencapai 23 persen. Namun realitanya masih banyak kendala untuk bisa mencapai target ini. Beberapa hambatan yang paling sering dikeluhkan diantaranya yaitu skema bisnis dan pendanaan, kebijakan dan regulasi serta tantangan teknis.

Selasa, 05 November 2019

Solid Gold Berjangka | China ‘Buka Pintu Lebar-lebar’ untuk Investasi

Presiden Xi Jinping: China Buka Pintu Lebar-lebar untuk Investasi
Solid Gold Berjangka Makassar – Berbicara di pembukaan China International Import Expo yang berlangsung pada 5-10 November 2019, Presiden Cina Xi Jinping mengatakan perlu lebih banyak upaya untuk meningkatkan kerja sama internasional dan menghilangkan hambatan yang mencegah pertukaran ilmu pengetahuan. Xi Jinping juga menjanjikan untuk secara bertahap membuka pasar dalam negerinya.
“Pintu yang telah Cina buka ini hanya akan membuka lebih lebar lagi,” kata Xi dalam pidato pembukaan, Selasa (05/11). Presiden Prancis Emmanuel Macron, perdana menteri Yunani, Jamaika dan Serbia termasuk yang hadir dalam pembukaan pameran ini.
Pameran China International Import Expo yang telah dua kali digelar ini memamerkan pasar negara yang berpenduduk sekitar 1,4 miliar orang ini. Pameran digelar untuk menyangkal tuduhan bahwa Cina telah secara tidak wajar mensubsidi industri mereka dan melindunginya dari persaingan internasional. Pameran ini menawarkan platform pemasaran untuk pemasok barang asing mulai dari minuman anggur hingga kapal pesiar.
Serukan ekonomi dunia yang “terbuka dan berbagi”
Xi menegaskan janji untuk mengurangi pembatasan investasi asing dan tawaran untuk mempercepat penyelesaian perjanjian investasi Cina-Eropa.
Beijing telah mengumumkan serangkaian perubahan dalam dua tahun terakhir guna membuat perekonomiannya yang didominasi oleh negara dapat lebih produktif. Termasuk dalam perubahan ini di antaranya adalah pemotongan tarif impor dan penghapusan batas kepemilikan asing di bidang manufaktur mobil, dan keuangan.
Namun tidak satu pun dari perubahan tersebut yang membahas keluhan Amerika Serikat dan Eropa terkait kebijakan teknologi dan gangguan lain yang mendorong Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor terhadap barang-barang dari Cina.
Presiden Xi tidak menyebutkan secara spesifik terkait perang dagang dengan Washington tetapi lebih menyerukan pembangunan dan “ekonomi dunia yang terbuka dan berbagi.”
Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan keprihatinan tentang dampak global dari ketegangan AS dan Cina dan berharap adanya penyelesaian secepatnya. “Perang dagang hanya menghasilkan pihak-pihak yang kalah,” ujar Macron dalam pidatonya.
Pada 12 Oktober 2019 Amerika dan Cina mengumumkan apa yang disebut Trump sebagai perjanjian “tahap pertama” setelah pembicaraan di Washington. Namun kedua pihak melaporkan tidak ada kemajuan dalam perselisihan inti mereka.
Trump dan Xi dijadwalkan bertemu pada pertemuan para pemimpin Asia-Pasifik pada bulan ini di Chili tetapi acara itu dibatalkan karena protes berkepanjangan di sana. Mereka masih berusaha mencari tempat alternatif untuk melangsungkan pertemuan.
Pasar dinilai telah jenuh
Partai Komunis yang berkuasa berusaha mendorong belanja konsumen untuk menumbuhkan ekonomi, menggantikan perdagangan dan investasi. Tetapi para konsumen merasa tidak yakin dengan adanya perang dagang dan kemungkinan bahwa mereka bisa dengan mudah kehilangan pekerjaan. Konsumen pun lebih sedikit berbelanja dan ini melemahkan penjualan mobil, properti dan barang-barang lainnya.
Para pebisnis menyambut langkah Cina yang lebih membuka pasarnya. Namun mereka juga menyatakan rasa frustrasi dan berharap Cina lebih terbuka secara bertahap, alih-alih langsung membuka diri secara tiba-tiba. Banyak investor pendatang baru juga mengeluhkan tingginya persyaratan modal awal dan hambatan lainnya.

Pekan raya ini menyoroti bidang perdagangan makanan dan barang-barang manufaktur, yang merupakan area yang didominasi oleh pabrik-pabrik Cina. Para mitra dagang mengeluhkan sektor ini sudah terlalu jenuh dan ketinggalan zaman. Mereka ingin memiliki lebih banyak akses dalam bidang industri keuangan, perawatan kesehatan dan layanan lainnya. Serta berharap pemerintah dapat mengakhiri aturan yang menghalangi pembelian sebagian besar perusahaan Cina dan aset lainnya.

Senin, 04 November 2019

Solid Berjangka | Indonesia Banjir Prestasi MTQ Internasional

Indonesia Banjir Prestasi MTQ Internasional
Solid Berjangka Makassar – Di tengah hiruk pikuk tahun politik kemarin, ternyata banyak qari dan qariah Indonesia yang meraih prestasi pada bahkan hingga tingkat internasional. Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Juraidi menyebut, sepanjang 2019, ada lima qari Indonesia yang meraih gelar juara I MTQ tingkat internasional.
“Tahun 2019, Indonesia kebanjiran prestasi pada MTQ internasional,” kata Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag, Juraidi, seperti dikutip detikcom dari laman resmi Kementerian Agama Mereka yang meraih gelar juara I:
  • Ihsan Ramadan, MTQ Internasional di Qatar
  • Salman Amrillah, MTQ di Iran
  • Syahroni, MTQ di Bahrain
  • Syamsuri Firdaus, MTQ di Turki
  • Miftah Farid, MTQ di Maroko
Selain itu, ada dua qari yang meraih gelar juara II, yaitu:
  • Qadar Asmadi, MTQ di Kuwait
  • Wardah, MTQ di Malaysia
Ada juga qari Indonesia yang meraih gelar juara III tingkat internasional. Mereka adalah:

  • Rifki Hawari, Inter Studen di Iran
  • Siddiq Mulyana, MTQ Internasional Tafsir di Iran Menurut Juraidi, Kementerian Agama akan memberikan penghargaan kepada para qari dan qariah yang telah mengharumkan nama bangsa tersebut. Penghargaan diberikan dalam bentuk dana pembinaan. Juara I MTQ internasional mendapatkan Rp 25 juta, juara II Rp 20 juta, dan juara III Rp 15 juta.”Idealnya ini bisa ditingkatkan, seperti prestasi lain di bidang olahraga, seni, dan lainnya. Baik juga jika mereka bisa diangkat menjadi PNS melalui jalur khusus, seperti atlet,” tambah Juraidi. Kementerian Agama, dia melanjutkan, akan terus melakukan pembinaan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MTQ. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 15 Tahun 2019.
    Melalui LPTQ, pusat dan daerah, Kemenag juga melakukan pembinaan secara langsung kepada qari-qariah, hafiz-hafizah, mufasir-mufasirah, dan keahlian bidang-bidang lainnya tentang Alquran.
    “Keberadaan LPTQ yang dibentuk berdasarkan SKB Menag dan Mendagri tahun 1977 sangat signifikan. Kami harap, ke depan regulasinya bisa diperkuat menjadi PP atau minimal Perpres,” kata Juraidi.
    Tentunya, kata Juraidi, program-program tersebut harus mendapat dukungan dari semua pihak. Termasuk tokoh masyarakat, ulama, pihak legislatif, dan juga eksekutif. Selamat kepada qari dan qariah yang menjadi juara

Jumat, 01 November 2019

Solid gold | Menpora Pesan Siapkan Diri Hadapi Era Digital

Ke Mahasiswa Unsrat, Menpora Pesan Siapkan Diri Hadapi Era Digital
Solid Gold Makassar – Menpora Zainudin Amali memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa baru Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado. Ia berpesan agar mahasiswa lebih siap untuk menghadapi tantangan di era globalisasi.
Menurut Zainudin, apa yang ada di hadapan kita sekarang sedang menjadi tantangan. Paling tidak, yang harus dihadapi bagi generasi muda sekarang adalah masalah pengangguran dan angkatan kerja. Menurutnya, angkatan kerja makin hari makin bertambah. Kemudian juga ada perilaku destruktif yang sekarang ini menjadi tantangan tersendiri.
“Rata-rata usia perilaku destruktif adalah anak muda, seperti narkoba, radikalisme dan berbagai hal yang negatif yang membuat akhirnya anak muda kita tidak produktif. Dan ini menjadi yang harus kita sadari bersama. Karena itu, kepada adik-adik mahasiswa disamping kalian dituntut untuk berprestasi akademik dan kalian juga sudah harus mempersiapkan diri untuk masa depan kalian,” ujar Zainudin dalam keterangan tertulis, Jumat (1/11/2019).
Dalam kuliah umum bertema ‘Budaya Kepemimpinan Pemuda di Masa Revolusi Industri 4.0’ yang digelar di Gedung Rektorat Lantai 4 Ruang A Universitas Sam Ratulangi ini, Zainudin berpesan agar mahasiswa selalu siap dalam menghadapi tantangan ke depannya. Menurutnya, di era globalisasi ini pengaruh global juga menjadi tantangan tersendiri buat para generasi muda.
“Komunikasi sudah sangat gampang. Sekarang dengan kecanggihan teknologi pesan kita bisa sampai dalam setiap detik. Dan kalau kita masih tetap dengan kondisi konvensional maka dalam persaingan global akan tertinggal jauh,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Zainudin pun sempat bernostalgia dengan keinginannya untuk kuliah di Unsrat, namun tidak tersampaikan. Ia berharap agar Unsrat harus menjadi universitas terbaik di Indonesia Timur.
“Dulu saya tinggal dekat Unsrat ini, dan saya berkeinginan untuk kuliah di Unsrat tapi tidak kesampaian. Kalau dulu saya tidak sempat kuliah di Unsrat, tapi sekarang saya memberi kuliah di Unsrat. Unsrat harus menjadi universitas terbaik di Indonesia Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat menilai, Unsrat yang sekarang telah mengalami peningkatan baik dalam kualitas dan juga kuantitas.
“Unsrat yang mengayomi sistem pendidikan dengan filosofi Tu Mou Tou, memanusiakan manusia, telah mampu mencegah gerakan radikalisme di lingkungan kampus,” kata Ellen.

Hadir dalam acara tersebut, Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal, Staf Ahli Hukum Olahraga Samsudin, Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Hamka Hendra Noer, Sesdep Bidang Pengembangan Pemuda, Amar Ahmad, Plt. Asdep Olahraga Prestasi Ahmad Arsani.