Rabu, 24 Oktober 2018

SOLID GOLD BERJANGKA | Bank Sampah Pegadaian Efektif Kurangi Sampah dan Sejahterakan Warga

Bank Sampah Pegadaian Efektif Kurangi Sampah dan Sejahterakan Warga
SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Di tengah polemik pembuangan sampah yang terjadi belakangan ini, Pegadaian sudah hadir lebih dulu memberikan solusi cerdas dengan mengelola sampah menjadi emas.

Terhitung sejak Agustus lalu, PT Pegadaian (Persero) telah membuka Bank Sampah dan Taman Desa di Desa Setia Asih, Kabupaten Bekasi. Saat itu dengan mengambil tema "The Gade Clean & Gold", Pegadaian ingin mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas.

"Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program Sampah Menjadi Emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil yang maksimal," kata Direktur Utama Pegadaian Sunarso dalam keterangan tertulis.
Dengan Bank Sampah ini masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian. Sehingga, lanjut Sunarso, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat meningkat sekaligus mengurangi dampak sampah lingkungan.


"Desa Setia Asih terpilih sebagai salah satu Desa Binaan Pegadaian, melalui program CSR yang kita jalankan. Dengan kerja sama ini, kami berharap, masyarakat di desa ini akan lebih tertarik terhadap produk-produk Pegadaian, dan menjadi nasabah loyal Pegadaian," tegas Sunarso.

Pegadaian juga telah menyerahkan sejumlah bantuan dana sarana dan prasarana senilai total Rp 599.789.000 yang digunakan untuk membiayai pembangunan bank sampah dan taman desa.

Adapun Pegadaian sejak tahun 2016 hingga saat ini telah memberikan bantuan sejumlah Rp Rp 146.375.000 untuk Pembangunan kandang bebek, bantuan musala, pelatihan membatik, pelatihan membuat dodol, pelatihan aqua ponik, dan pelatihan pengeloaan sampah.

Bank Sampah ini merupakan salah satu perwujudan dari program CSR (Corporate Social Responsibility) Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan, sebagai bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada masyarakat.

"The Gade kini menjadi nickname untuk Pegadaian dan sudah menjadi brand yang dikenal kalangan milenial. Apalagi The Gade Coffee & Gold kini tersebar di banyak kota di Indonesia menjadi gerai Pegadaian sekaligus kafe yang instagramable," jelas Sunarso.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berharap tingkat kesadaran masyarakat akan jauh lebih tinggi terutama pada persoalan sampah.

"Atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih atas sumbangan dari CSR Pegadaian. Kita berupaya memang sampah itu dibuang tetapi kalau bisa sampah itu bisa dimanfaatkan. Barangkali dengan manajemen Bank Sampah ini mudah-mudahan pengelolaan sampah lebih baik. Karena persoalan sampah ini bukan jadi tanggung jawab pemerintah saja. Tapi menjadi tanggung jawab kita semua," tandasnya.

Program Bank Sampah ini juga kita namakan The Gade Clean & Gold, harapannya desa binaan jadi bersih dan nyaman juga kekinian, sebagai kerja nyata Pegadaian dekat dengan masyarakat.

Melalui program Pegadaian bersih-bersih bertema kan The Gade Clean n Gold, Pegadaian semakin menegaskan manfaat kehadirannya sebagai BUMN yang Hadir untuk Negeri dalam rangka kepedulian terhadap lingkungan, serta memeratakan kesejahteraan ekonomi di seluruh daerah di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar