Kamis, 25 Oktober 2018

PT SOLID BERJANGKA | Polandia dan Hubungan Erat Ekonomi-Bisnis dengan Indonesia

Polandia dan Hubungan Erat Ekonomi-Bisnis dengan Indonesia
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Hubungan Polandia dengan Indonesia kian erat. Tercatat sudah 65 tahun terjalin hubungan diplomatik Polandia dan Indonesia. 

Apa saja fokus negara yang memilii bendera berkebalikan dengan Indonesia ini? 

CNBC Indonesia, Rabu (25/10/2018) berkesempatan berbincang dengan Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczynska, di Kedutaan Polandia, Kuningan.

Berikut petikan wawancara Tim CNBC Indonesia dengan Duta Besar Polandia untuk Indonesia.

Bagaimana hubungan diplomatik Indonesia dengan Polandia sejauh ini?
Kami akan segera merayakan ulang tahun ke-65 hubungan diplomatik antara Polandia dan Indonesia. Dan sebenarnya kita bersama-sama saling menguntungkan. 


Kerja sama apa yang sudah terjalin selama ini?
Prioritasnya adalah kerja sama politik dan ekonomi. Tetapi pendidikan dan kerja sama budaya antar masyarakat juga penting. Karena apa yang saya pikirkan adalah ketika orang saling mengenal, mengenal budaya mereka, mengenal orang, ada turis, maksud saya ini, katakanlah aspek sosial maka kemudian orang memutuskan untuk berbisnis. 

Negara perlu saling kenal kemudian berbisnis, maka bisnis akan datang. Karena tanpa tahu, maksud saya bagaimana bisnis bisa datang jika tidak tahu apa-apa tentang suatu negara.

Prioritas utama Polandia di Indonesia?
Jadi prioritas saya adalah menyatukan orang-orang untuk berbicara tentang Polandia, membawa pengetahuan tentang Polandia ke Indonesia dan saya berharap bisnis akan datang. Jadi hari ini contohnya, Kamu tahu? Begitu banyak orang telah datang dan sebenarnya sepanjang tahun ini kami memiliki banyak orang Polandia berbisnis di Indonesia. 


Pada bulan April tahun ini kami memiliki forum ekonomi. Kami memiliki dua wakil Menteri Polandia, Menteri yang bertanggung jawab atas energi dan juga maritim. Dan sebagai prioritas dalam kerja sama ekonomi antara Polandia dan Indonesia, saya memiliki 3 prioritas, 3 tujuan yang harus dilakukan. 

Apa 3 prioritas tersebut?
Ini adalah kerja sama maritim karena Indonesia memiliki 17.000 pulau. Anda perlu kerja sama untuk membangun infrastruktur perikanan yang lebih rapi seperti itu. Jadi ini adalah maritim. Tetapi juga energi, sektor energi karena meskipun merupakan negara kepulauan, Anda juga memerlukan beberapa infrastruktur. Jadi kami sudah berbagi pengalaman dan pengetahuan kami, dan bekerja sama bersama. 

Contoh bagus untuk kerja sama energi adalah Copa Del Rapacoal Pertama sudah membangun tenda di Lombok. Jadi sekarang bahkan setelah gempa bumi itu bahkan lebih dibutuhkan, jadi kami sudah memiliki kerja sama energi. 


Jadi yang pertama adalah maritim, energi, dan yang ketiga sektor ini penting yakni pertambangan dan kami sudah memiliki beberapa perusahaan Polandia, perusahaan mineral utama di Sulawesi. 

Jadi kami sudah memiliki perusahaan-perusahaan Polandia di Indonesia dan kami menunggu. Jadi saya pikir ketiga sektor itu lebih persisten. 

Ada lagi yang ingin dikembangkan selain 3 sektor tersebut?
Tentu saja kami ingin mengekspor lebih banyak produk pertanian dan kami melakukan ini. Ini adalah pekerjaan kita sehari-hari. Tetapi harapan perdagangan adalah energi, maritim, dan pertambangan.

Bagaimana pendapatan anda mengenai 'Doing Business di Indonesia?' Ada permasalahan?
Tidak, setiap negara memiliki birokrasi atau prosedur sendiri sehingga, mungkin Indonesia bukanlah pasar yang paling mudah tetapi kami telah bersabar, dan penuh energi dan antusias sehingga mereka siap untuk benar-benar berkompetisi di sini dan datang ke pasar ini dan juga ketika kami berbicara tentang kerjasama penambangan, energi, dan maritim, kami ingin membawa juga pendidikan di tiga sektor ini. 


Bisa diceritakan pengembangan tentang pendidikan?
Apa artinya pendidikan, kita ingin mendidik siswa muda Indonesia. Kami ingin membawa mereka ke Polandia dan melatih mereka dalam studi teknis, sekolah maritim, solusi sektor energi. Maksud saya di ketiga sektor ini juga memberikan edukasi di ketiga sektor pendidikan di universitas atau politeknik atau sekolah tinggi. Jadi ketiga sektor ini adalah perdagangan, investasi dan pendidikan, di sekitar tiga sektor ini.

Kami sudah memulai pendidikan, kami sudah menuju tahun ini mungkin sekitar 200 pelajar Indonesia ke Polandia. Dan kami bekerja, kami memiliki beberapa beasiswa untuk siswa muda dan kami bekerja, kami beriklan, kami memulai ini, kami mengembangkan hal-hal dan sebenarnya di bulan November ada pameran pendidikan yang bisa dikatakan merupakan bagian dari serikat muda Eropa. Jadi kami telah membawa banyak faktor dari sekolah yang berbeda dari Polandia. Akan ada banyak orang, seperti hari ini kita memiliki orang-orang bisnis, jadi dalam dua, tiga minggu, akan ada orang-orang dari sektor pendidikan. Jadi mereka akan datang dan mereka akan melihat bagaimana keramahan di sini dan mereka akan menjelaskan tawaran statistik seperti apa di Polandia.


Saya datang pada bulan Maret tahun ini, sungguh sangat lama, tetapi pertama-tama saya melihat Indonesia sebagai potensi besar di setiap aspek, infrastruktur, maksud saya, dan apa yang penting dari Indonesia adalah modal manusia, Anda sempurna. Saya suka orang Indonesia. Energik, antusias, saya sangat menyukainya. Setiap tempat saya pergi, orang-orang sangat baik, sangat baik, jadi saya sangat menyukainya. Sumber daya manusia. Begitu banyak orang, orang baik, jadi kami siap bekerja sama dengan Anda.

Bagaimana perkembangan turis Polandia?
Ada banyak orang Polandia datang ke Bali dengan penerbangan langsung antara Warsawa dan Denpasar. Penerbangan Charter. Saya sangat menghormati Islam modern Anda dan kami akan selalu mengacungkan jempol kepada karakter Anda yang moderat dan moderat dari Islam Anda karena saya pikir ini benar-benar hebat, contoh yang fantastis untuk negara-negara lain, negara-negara Islam, jadi tetaplah seperti ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar