Rabu, 11 Desember 2019

Solid Berjangka | Gerak Dolar AS masih Stagnan, Pagi Ini Rp 13.988

Foto: Hasan Alhabshy
Solid Berjangka Makassar - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.988. Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp 13.990.
Demikian dikutip dari data perdagangan reuters, Selasa (10/12/2019). Hingga pukul 09.35 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 13.988-14.008.
 

Pergerakan dolar AS dalam seminggu terakhir terpantau terus turun. Sejak 2 Desember 2019, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah turun terus dari level Rp 14.125 hingga ke Rp 13.990.
Sementar itu, pagi ini pada pra perdagangan, IHSG menguat 7,07 poin (0,11%) 6.190. Indeks LQ45 juga naik 1,5 poin (0,15%) ke 993.
Membuka perdagangan Rabu (11/12/2019), IHSG naik 9,982 poin (0,16&) ke 6.193,487. Indeks LQ45 bertambah 0,780 poin (0,08%) ke 992,894.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini ditutup negatif. IHSG turun 4,6 poin (0,08%) ke level 6.178.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini menguat ke level Rp 14.024.
 

Pada pra perdagangan IHSG menguat 7,07 poin (0,11%) 6.190. Indeks LQ45 juga naik 1,5 poin (0,15%) ke 993.
Membuka perdagangan Rabu (11/12/2019), IHSG naik 9,982 poin (0,16&) ke 6.193,487. Indeks LQ45 bertambah 0,780 poin (0,08%) ke 992,894.
Hingga sesi I berakhir, IHSG berbalik negatif turun 4,6 poin (0,08%) ke level 6.178. Sedangkan indeks LQ45 turun 2 poin (0,28%) ke level 989.
Perdagangan saham ditransaksikan 286.580 kali dengan nilai Rp 2,5 triliun. Sebanyak 194 saham menguat, 182 saham turun, dan 142 saham stagnan.
Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 27,881.72 (-0.10%), NASDAQ ditutup 8,616.18 (-0.07%), S&P 500 ditutup 3,132.52 (-0.11%). Bursa saham US ditutup melemah setelah adanya sentimen buruk dari investor terhadap perang dagang US - China.
Investor sangat pesimis bahwa US - China tidak akan menandatangani perjanjian dagang fase 1 hingga tanggal 15 Desember 2019 nanti dan US akan memberikan tarif tambahan terhadap China. Saat ini US masih menginginkan China membeli hasil agrikulturnya, namun juga ingin meningkatkan tariff impor produk dari China ke US.
Bursa Asia siang ini mayoritas bergerak positif, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 turun 46 poin ke 23.363
  • Indeks Hang Seng menguat 84 poin ke 26.521
  • Indeks Shanghai menguat 4 poin ke 2.921
  • Indeks Strait Times bertambah 13 poin ke 3.176

Tidak ada komentar:

Posting Komentar