Senin, 26 Maret 2018

SOLID GOLD | Kisah Pria Jalan Kaki dari Swedia Demi Palestina

Salah satu foto Ben saat perjalanan (walktopalestine/Instagram)
SOLID GOLD MAKASSAR - Beberapa traveler bertualang demi misi kemanusiaan. Seorang pria Swedia jalan kaki ke Palestina untuk menyuarakan perdamaian. Inilah kisah inspiratifnya.

Krisis Palestina menjadi masalah internasional bertahun-tahun lamanya dan memicu simpati publik. Termasuk pria asal Swedia yang satu ini.

 
Adalah Benjamin Ladraa (25), seorang traveler Swedia yang sedang berjalan kaki ribuan kilometer dari Swedia menuju Palestina. Aksi traveling uniknya ini, bukan tanpa alasan.
Ia dikenal dengan akun Instagram @walktopalestine. Akun dengan 6.000-an followers ini menceritakan keseharian Ben yang menempuh perjalanan dan bertemu berbagai orang banyak menuju ke Palestina.


Ekslusif kepada detikTravel, Benjamin menceritakan misinya. Ada pesan kemanusiaan yang ingin dia samppaikan kepada dunia.

"Saya memulainya di Gothenburg, 15 Agustus 2017 lalu. Sejauh ini, saya sudah berjalan selama 8 setengah bulan dan menempuh 3.000 kilometer," ujarnya.

 
Meskipun tidak lazim, aksi berjalan kaki ini sebenarnya adalah keinginan pribadinya untuk melakukan perubahan di dunia. Ben merasa prihatin dengan adanya konflik yang terjadi di Palestina terus menerus.

"Saya adalah seorang pria biasa dan ingin melakukan yang terbaik. Saya juga seorang musisi. Namun saya mempunyai keinginan untuk mengubah apa yang terjadi di Palestina dengan penderitaan dan kekerasan selama 70 tahun terakhir dan itu sangat buruk," ucapnya.

 
Selain itu, Ben juga ingin memberitahu masyarakat tentang apa yang sebenarnya terjadi di Palestina dan juga menarik simpati serta bergerak untuk perubahan.

"Saya percaya perubahan akan terjadi jika dilakukan secara terus menerus, serta menginspirasi orang lain untuk menyadari tentang kekerasan terhadap manusia di Palestina," ujarnya.

"Dan yang kita butuhkan saat ini adalah menjadi bagian dari perubahan yang akan dilakukan," tambahnya.

Dalam akun Instagramnya, ia juga sering mengunggah kegiatannya saat melintasi berbagai negara. Bukan cuma singgah saja, ia juga sering mendatangi beberapa acara untuk berbagi dan bercerita tentang Palestina, sesuai misinya yang ingin menyebarkan pengetahuan tentang konflik yang terjadi.

 
Sejauh ini, Ben sudah melintasi berbagai negara seperti Bulgaria, Slovakia, Kroasia dan beberapa negara lainnya. Saat ini, Ben sudah berada di Istanbul dan memiliki jarak kurang lebih 2.000 kilometer lagi untuk ditempuh menuju Palestina.

Jumat, 23 Maret 2018

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Korban Salah Tangkap yang Dibui 31 Tahun Dapat Ganti Rugi Rp 13,5 M

Korban Salah Tangkap yang Dibui 31 Tahun Dapat Ganti Rugi Rp 13,5 M
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Seorang pria yang harus mendekam di penjara selama 31 tahun untuk kejahatan yang tidak pernah dia lakukan, memenangkan tuntutan kompensasi $1 juta atau sekitar Rp13,5 miliar.

Badan pengaduan Tennessee, Amerika Serikat dengan suara bulat menetapkan keputusan bagi Lawrence McKinney, 61.

 
McKinney dipenjarakan pada tahun 1978 setelah dituduh sebagai pelaku pidana perkosaan dan perampokan. Ia dilepaskan dari penjara pada tahun 2009 dan secara resmi dibebaskan pada bulan Desember lalu.

Kompensasi $1 juta itu adalah jumlah maksimum yang dapat diberikan negara dalam kasus itu, setelah sebelumnya ia hanya mendapat $75 (sekitar Rp1 juta) saat awal dibebaskan.

Dan ini adalah ganti rugi tertinggi yang pernah ditetapkan di negara bagian Tennessee.
“Jumlah ganti rugi tertinggi yang pernah dibayarkan, tapi juga, tidak pernah ada yang dipenjara selama itu (padahal idak bersalah),” kata David Raybin, seorang pengacara McKinney.


Kenapa dia di penjara?
Pada Oktober 1977, McKinney ditangkap di Memphis setelah seorang perempuan menuduhnya sebagai salah satu dari dua pria yang memperkosanya di apartemennya.

Dia dikenakan pidana pemerkosaan dan perampokan, dan setelah dinyatakan bersalah dalam sidang Juni 1978, dia dijatuhi hukuman 115 tahun penjara. Saat itu dia masih berumur 22 tahun. 

Tiga puluh tahun kemudian, pada bulan Agustus 2008, tes DNA di tempat tidur korban mengidentifikasi tiga orang, namun tidak ada yang cocok dengan DNA McKinney.


Vonis untuk McKinney kemudian dinihilkan (atau dikesampingkan), dan dia dibebaskan pada Juli 2009.
McKinney mengatakan dia mendekam di penjara selama 31 tahun, 9 bulan, 18 hari, dan 12 jam.
Bagaimana kompensasi itu berubah dari $75 menjadi $1juta?

Pada saat dibebaskan, McKinney dilaporkan hanya menerima $75 untuk lebih dari tiga dekade di balik jeruji akibat ‘pengadilan sesat.’.

Lebih dari itu, “karena saya tidak punya kartu identitas, butuh waktu tiga bulan sebelum saya bisa mencairkannya,” kata McKinney kepada CNN.


Setelah dibebaskan, McKinney memperjuangkan pembebasan penuh – dengan kata lain ketetapan secara resmi yang menyatakannya tidak bersalah.

Namun pada tahun 2016, pemungutan suara di sebuah dewan pembebasan bersyarat menolaknya.
Seorang anggota dewan membela keputusan mereka untuk tidak menyatakannya tidak bersalah, dengan menulis di koran lokal, “Paparan korban kepada polisi cocok dengan deskripsi McKinney, sampai rincian terkecil.”

Namun, Gubernur Tennessee Bill Haslam menentang keputusan itu dan secara sepihak memberikan pembebasan penuh pada bulan Desember 2017.

Pembebasan penuh yang berarti penetapan tak bersalah itu berarti McKinney dapat mengajukan tuntutan kompensasi. Pengacaranya, David Raybin dan Jack Lowery, meminta jumlah maksimum yang diizinkan, $ 1 juta.

 
“Ada orang yang kehilangan kehidupan dan kebebasannya,” kata Raybin pada saat pengajuan tuntutan. “Dalam pandangan saya, Pak McKinney sebetulnya berhak mendapat lebih dari $ 1 juta berdasarkan apa yang terjadi padanya.”

Bagaimana pembayarannya?
McKinney tidak akan menerima seluruh uang ganti rugi itu sekaligus.
Ia akan menerima $353.000 (Rp4,8 miliar) di muka untuk membayar utang-utang dan honor para pengacaranya. Sisanya akan dibayarkan secara bertahap dalam bentuk pembayaran bulanan sebesar $3.350 (sekitar Rp46juta) selama minimum sepuluh tahun.
Jika ia meninggal dalam periode itu, uang itu akan dibayarkan kepada istrinya atau ahli warisannya.

Kamis, 22 Maret 2018

PT SOLID BERJANGKA | Menjawab Tantangan Pencarian dan Penempatan Eksekutif Indonesia

Menjawab Tantangan Pencarian dan Penempatan Eksekutif Indonesia
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Managing Director PT RGF Executive Search Indonesia, Peter Chong baru-baru ini membocorkan tentang tren pencarian dan penempatan posisi eksekutif kepada detikcom. Jika penasaran, simak paparan lengkapnya di bawah ini.

Bisa Dijelaskan Informasi Seputar RGF?
RGF International Recruitment RGF adalah bagian dari Recruit Group, salah satu perusahaan jasa rekrutmen dan layanan informasi terbesar dengan pendapatan tahunan lebih dari US$ 16 miliar yang berkantor pusat di Jepang.RGF  menyediakan layanan rekrutmen karyawan permanen mulai dari tingkat eksekutif sampai tingkat staf untuk semua industri dan jenis pekerjaan di 11 negara di Asia melalui 3 merek, yakni RGF Executive Search, RGF Professional Recruitment dan RGF HR Agent.

Di Indonesia, Bó Lè Associates, salah satu perusahaan rekrutmen eksekutif terbesar di Asia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, telah diambil alih dan menjadi PT RGF Executive Search Indonesia dengan jaringan yang mencakup 26 kota di Asia. Dengan penyatuan usaha ini RGF dapat memanfaatkan pengalaman sukses yang panjang selama dua dekade untuk memberikan hasil terbaik kepada klien melalui proses dan metode pencarian kandidat yang cermat.

 
Apa Implikasi dari Penyatuan bagi RGF dan Para Klien yang Ada di Indonesia?
Secara keseluruhan, penggabungan usaha ini akan memperkuat tata kelola perusahaan RGF dan memperluas jangkauan layanan rekrutmen karyawan tetap dengan merek yang seragam di seluruh Asia.

Penggabungan ini juga secara signifikan mengubah beberapa hal. Pertama, lebih efektif dalam mencocokkan karakteristik pencari kerja dengan perusahaan yang akan mempekerjakan mereka. Kedua, memungkinkan staf rekrutmen dari perusahaan yang berbasis di Indonesia untuk mencari personel terbaik untuk berbagai tingkatan dari seluruh Asia. Ketiga, pencari kerja bisa membuka peluang yang tak terbatas bagi kemajuan karier mereka baik di Indonesia maupun mancanegara.

Bagi Indonesia, penggabungan ini akan lebih lanjut mengkonsolidasikan kemampuan RGF untuk memberikan solusi rekrutmen yang holistik kepada semua klien korporasi dan pelamar individual. Selain itu, mencerminkan komitmen jangka panjang dari perusahaan induk RGF yang juga merupakan perusahaan publik untuk membangun reputasi sebagai penyedia layanan perekrutan terpercaya dengan wawasan dan pengetahuan mendalam tentang tren perusahaan dan ketenagakerjaan dalam industri jasa rekrutmen global.
BACA JUGA : Solidberjangka

Bagaimana Perkembangan Industri Rekrutmen Saat Ini?
Industri perekrutan terdiri dari tiga segmen, yakni tingkat eksekutif senior, manajer menengah/spesialis, dan staf. Sebagai sebuah group, RGF memiliki berbagai layanan rekrutmen untuk karyawan permanen di semua tingkatan dan industri dengan memberikan solusi rekrutmen lintas batas negara yang optimal.

Khusus untuk RGF Executive Search, terlihat adanya pergeseran penting di mana klien beralih dari hubungan yang bersifat transaksional menjadi hubungan layanan yang didasarkan pada kemampuan untuk memberikan kajian dan advis dalam hal penempatan eksekutif.

Saat ini, baik klien maupun kandidat memiliki tuntutan lebih dan jika sebuah perusahaan jasa rekrutmen tidak dapat memberikan kajian yang mereka butuhkan untuk pengambilan keputusan artinya mereka tidak dapat memberikan nilai tambah. Jadi, meski hubungan itu penting, kemampuan perusahaan jasa rekrutmen untuk menawarkan nilai lebih adalah merupakan kunci sukses.
BACA JUGA : Solidgold Berjangka

Apa Tantangan Utama bagi Perusahaan di Indonesia?
Di Indonesia, mendapatkan kandidat yang tepat masih merupakan tantangan besar bagi perusahaan. Di pasar di mana tingkat pergantian karyawan relatif tinggi bahkan pada tingkat menengah sampai senior karena kenaikan gaji yang sedikit lebih tinggi. Dengan situasi yang demikian, perusahaan semakin sadar bahwa ada kebutuhan medesak untuk membedakan diri dari perusahaan lain guna menarik dan mempertahankan karyawan terbaik.

Bagi klien korporat, dengan melihat perkembangan di atas RGF sangat sadar bahwa untuk menjadi lebih dari sekadar jasa perekrutan, tetapi juga pemasar bagi mereka melalui 'employer branding'. Pada saat yang sama RGF siap memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan kepada perekrut, penggunaan tools sumber daya yang lebih baik untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kandidat dan pengalaman mereka, serta penggunaan teknologi baru untuk transformasi digital.

Bagi para kandidat RGF berusaha untuk memahami dan mempertimbangkan sudut pandang mereka saat mengeksplorasi posisi baru. Kompensasi dan tunjangan sangat penting. Demikian juga faktor lain, seperti peluang untuk maju, tantangan kerja, budaya perusahaan, dan perkembangan karir.

BACA JUGA : PT Solidberjangka


Apa Tren Perekrutan/Penempatan dalam Tiga Industri Teratas di Indonesia?
Tiga industri yang mendorong perekonomian Indonesia untuk terus maju adalah industri barang-barang konsumsi sehari-hari dan komoditas. Baru-baru ini, fintech juga menjadi industri yang sangat besar peranannya. Di industri ini kami melihat tingginya permintaan akan para eksekutif yang kompeten.

Di semua industri tersebut,  melihat tingkat pergantian karyawan pada tingkat menengah yang tinggi mengingat banyaknya permintaan dan peluang yang terus berkembang. Berdasarkan pengamatan RGFjuga, ada permintaan yang cukup besar untuk kandidat dengan pengalaman kerja antara lima sampai sepuluh tahun baik dalam industri atau fungsi tertentu.

Kandidat ini tidak terlalu senior, tapi cukup senior untuk mendapatkan beberapa pencapaian penting dan keterampilan yang terukur. Segmen ini akan menjadi target utama bagi RGF di Indonesia.

Meskipun demikian, akan selalu ada permintaan kandidat dengan pengalaman kerja 10 sampai 20 tahun tapi tingkat perputarannya lebih rendah dalam kategori ini, dan hanya ada sedikit kesempatan karir di tingkat yang lebih senior.
BACA JUGA : PT Solidgold Berjangka

Bagaimana Bisnis Rekrutmen di Indonesia ke Depannya?
Apabila Anda melihat secara umum di seluruh Negara Asia, terdapat kenaikan yang pasti dalam jumlah perekrutan tenaga kerja. Terjadinya perubahan yang cepat dalam perusahaan-perusahaan MNC untuk menggunakan tenaga kerja lokal dan juga kecenderungan untuk menggunakan tenaga kerja dari berbagai negara oleh perusahaan-perusahaan lokal di Asia telah memicu pertumbuhan yang substansial dalam industri rekrutmen karyawan permanen.

Pada saat yang sama, ada peningkatan jumlah profesional yang ingin memperoleh pengalaman kerja di tingkat global, terlepas dari fungsi pekerjaan dan masa kerja mereka. Dalam hal ini, ada cukup banyak kesamaan yang terjadi di Indonesia.

Sebagai pemimpin dalam industri perekrutan dan keuntungan yang RGF miliki dari jaringan global,RGF diposisikan secara unik untuk menggunakan wawasan dan pengetahuan mendalam dalam mencocokkan peluang yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan apa yang dicari oleh para kandidat.

Senin, 19 Maret 2018

SOLID GOLD | Sandiwara Poros Ketiga


SOLID GOLD

SOLID GOLD MAKASSAR – Tiga kali pertemuan digelar oleh Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno dengan partai yang belum mendukung pencalonan Joko Widodo sebagai presiden pada Pilpres 2019. Pertemuan yang digelar secara maraton pada pengujung Februari 2018 di Mal Pacific Place, Jakarta, itu membahas kemungkinan lahirnya poros baru selain koalisi yang sudah terbentuk saat ini, yakni koalisi pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto.

“Pertemuan saya dengan Bang Hinca Panjaitan (Sekjen Partai Demokrat) dan Abdul Kadir Karding (Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa) untuk membahas politik terkini, terutama soal pilpres, karena adanya indikasi calon tunggal,” tutur Eddy

 
Semangat pertemuan tersebut, kata Eddy, melihat kenyataan bahwa jika PAN, Demokrat, dan PKB bersatu, ambang batas syarat dukungan partai untuk mengusung capres, yang besarnya 20 persen dari hasil Pemilu 2014, bisa terpenuhi. Sebab, Partai Demokrat meraih 12.728.913 suara atau 10,19 persen. PKB dengan perolehan 11.298.957 suara atau 9,04 dan PAN meraih 9.481.621 suara atau 7,57 persen.

Dengan komposisi tersebut, tentu saja poros tersebut bisa masuk gelanggang pilpres, bersaing dengan poros pendukung Jokowi dan poros yang dibangun Gerindra dengan PKS, yang kemungkinan besar bakal mengusung Prabowo kembali. Untuk urusan capres dan cawapres, menurut Eddy, harus berdasarkan kesepakatan para anggota poros dan bisa mendapatkan simpati hati di masyarakat.

Menurutnya, wacana pembentukan poros ketiga ini merupakan hasil rembukan tiga pihak, yakni PAN, PKB, dan Demokrat. “Tapi ini baru sebatas gagasan di tingkat sekjen, ya. Belum sampai dibahas antarketua umum partai,” tutur Eddy.


Sedangkan Abdul Kadir Karding, saat ditemui terpisah, mengakui soal pertemuan di antara tiga sekjen partai: Demokrat, PKB, dan PAN. Namun, menurut Karding, tiga pertemuan tersebut sebatas obrolan warung kopi. “Itu kan pertemuan informal ya, cuma ngopi-ngopi. Memang ada wacana tapi saya bilang kepada mereka, ya itu masih jauhlah. Saya katakan posisi PKB sampai hari ini masih wait and see,” kata Karding

Meski masih menunggu, PKB punya kecenderungan Merapat ke Jokowi, sekalipun pernyataan dukungan itu belum resmi terlontar. “Kami baru secara resmi menyampaikan sekitar bulan Juni. Soalnya, di PKB itu banyak stakeholder-nya, ada kiai, ada NU, dan ada kelompok komunitas. Ini semua harus kita konsolidasi penuh agar tidak berbeda persepsi. Jangan sampai nanti partai menyatakan dukungan, tapi praktiknya tidak memilih ke situ,” tutur Karding.

Dikatakan Karding, saat ini hubungan partainya dengan Jokowi juga masih baik-baik saja. Bahkan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) selaku Ketua Umum PKB sering bertemu dengan Jokowi dalam berbagai kesempatan. “Malah kalangan kiai NU banyak yang menginginkan Cak Imin berpasangan dengan Jokowi. Itu bukan isyarat, tapi fakta pernyataannya,” ujar Karding.


Belakangan, Cak Imin memang begitu gencar mempromosikan diri ingin maju sebagai cawapres. Sejumlah baliho maupun spanduk bertebaran di Jawa Timur hingga Jakarta. Pekan lalu, di hadapan pemimpin redaksi media massa, Cak Imin mendeklarasikan diri menjadi cawapres.
 
Dengan sikap PKB yang belum bisa pindah ke lain hati selain mendukung Jokowi, agaknya wacana poros ketiga itu bakal layu sebelum berkembang. Sebab, secara hitung-hitungan, dengan minus PKB, hanya akan tersisa Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional. Sedangkan gabungan suara yang didapat kedua partai tersebut tidak memenuhi syarat untuk mengusung calon dalam pilpres.

Sementara itu, beberapa politikus di DPR berbisik wacana poros ketiga hanyalah manuver Partai Demokrat untuk menarik perhatian Jokowi. “Buktinya, Pak Jokowi mau datang ke rapimnas Partai Demokrat. Dan Jokowi sampai bilang ‘saya adalah demokrat’ di Rapimnas itu, kan,” kata politikus yang enggan disebutkan namanya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani menilai pembentukan poros ketiga itu juga sekadar manuver untuk menaikkan bargaining position parpol-parpol yang telah bertemu, baik ke Jokowi maupun ke Prabowo. PPP menyambut baik wacana tersebut, dan bersedia saja bila diajak berembuk. Namun, apabila agendanya untuk mencari capres alternatif, PPP tidak tertarik pada poros ketiga. Sebab, PPP telah mendukung Jokowi dan sekarang fokusnya adalah mencari pendamping Jokowi.

 
Namun Eddy buru-buru menyanggah pendapat itu. Rencana pembentukan poros ketiga ini sangat sungguh-sungguh dilakukan. “Bahwa ini hanya teatrikal belaka saya rasa ini gerakan sungguh-sungguh. Andaikata ini terealisir saya pikir semua pihak sudah tahu bahwa ini pertarungan antara ketiga partai bisa berujung di dua putaran Pilpres dan tidak murah dan kekuatan nafas itu nanti,” katanya.

Sedangkan menurut mata Rico Marbun, pengamat politik dari Media Survei Nasional, jika poros ketiga yang sempat digadang-gadang tersebut diseriusi, bakal menjadi pilihan menarik bagi masyarakat. Sebab, dari hasil survei yang pernah dirilisnya beberapa waktu lalu, dua kandidat yang diprediksi bakal bertarung pada Pilpres 2019, yakni Jokowi dan Prabowo, sama-sama mengalami penurunan elektabilitas.
 
 
“Sebenarnya adanya poros ketiga sangat menarik. Dari segi elektabilitas, mereka mampu mendapatkan suara. Pertanyaannya, poros ini poros serius atau main-main?” tanya Marbun.


Pertanyaan lain, kata Marbun, apakah poros tersebut serius menghadapi Jokowi atau hanya menaikkan posisi tawar agar dilirik Jokowi. Meski begitu, ujar Marbun, isu poros baru ini muncul seiring dengan adanya kejenuhan pemilih terhadap calon yang ada (Jokowi-Prabowo) sehingga poros baru tersebut langsung menyedot perhatian publik.

Tiga partai yang berwacana membangun poros baru tersebut memang belum menentukan sikap. Namun ketiga partai tersebut secara tersirat menginginkan posisi cawapres untuk Jokowi. Menurut Marbun, serius-tidaknya poros ketiga itu muncul akan terlihat pada Juni-Juli mendatang, seusai pilkada serentak dan pendaftaran caleg.


Senin, 12 Maret 2018

SOLID GOLD | Australia Pesan 211 Kendaraan Tempur Baru

Australia Pesan 211 Kendaraan Tempur Baru
SOLID GOLD MAKASSAR – Angkatan Darat Australia membuat sejarah baru dalam belanja terbesar untuk kendaraan tempur senilai AUS$ 5 miliar (sekitar Rp 50 triliun).

Kontraktor asal Jerman Rheinmetall direncanakan akan membangun 211 kendaraan lapis baja ringan di fasilitas baru di Kota Ipswich, sebelah barat Brisbane.

Pemerintah Federal memperkirakan proyek ini akan menciptakan 330 lapangan pekerjaan di negara bagian Queensland, 170 posisi di Victoria dan 140 lainnya di New South Wales.

“Perusahaan Australia di Victoria dan Queensland menjadi pemenang besar, begitu juga di negara bagian lainnya,” kata Menteri Industri Pertahanan Christopher Pyne.


“Dan tentunya yang terpenting, kami menyiapkan kemampuan yang dibutuhkan Angkatan Bersenjata (ADF) sebagai tentara modern untuk menghadapi tantangan yang mungkin terjadi di masa depan,” ujarnya.

“Angkatan Darat akan mendapatkan kendaraan yang sangat mematikan dan terlindungi untuk menjaga tentara kita,” katanya.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengumumkan kontrak proyek ini di markas Angkatan Darat (AD) Enoggera di Brisbane. Menurut dia, ini merupakan akuisisi terbesar yang dilakukan untuk AD Australia
.
“Seperti yang dikatakan salah satu tentara kepada saya beberapa saat lalu, ini menyangkut daya mematikan dan daya tahan (kendaraan). Ini menyangkut kapabilitas dan perlindungan,” katanya.


“Ini menyangkut keamanan Australia. Namun bukan semata-mata kemampuan dalam arti militer,” ujar PM Turnbull.
“Yaitu memastikan bahwa kita memiliki untuk pertama kalinya, industri pertahanan nasional yang berdaulat dan terintegrasi sepenuhnya,” paparnya.

Boxer kalahkan BAE Systems

Menteri Pyne mengatakan Departemen Pertahanan merekomendasikan jenis Rheinmetall’s Boxer CRV setelah menjalani proses tender dan pengujian selama tiga tahun.

Kabinet pemerintahan juga mempertimbangkan tawaran dari BAE Systems, yang direncanakan membangun kendaraan lapis baja ringan tersebut di Victoria.

Menteri Pertahanan Marise Payne, yang mendampingi PM Turnbull dan Menteri Industri Pertahanan Christopher Pyne mengumumkan proyek ini, mengatakan kendaraan lapis baja yang terpilih telah melalui pengujian ketat.

“Kami telah mengujinya dalam suhu panas. Kami mengujinya dalam suhu dingin. Kami mengujinya dalam kondisi basah. Kami mengujinya dalam kondisi kering. Kami menembakinya, kami mencoba meledakkannya,” katanya.

“Hasil dari penilaian menunjukkan kendaraan ini memiliki kemampuan mobilitas, daya mematikan dan perlindungan yang akan mendukung pasukan ADF dalam melakukan pekerjaannya setiap hari seperti yang kita tugaskan,” tambah Menteri Marise Payne.


Pengadaan dan pemeliharaan kendaraan tempur ini diperkirakan menelan biaya $ 15,7 miliar (lebih dari Rp 150 triliun).

Chief of Army Lieutenant General Angus Campbell and another soldier climb out of the back of the Boxer CRV 

Proyek ini diperkirakan menciptakan 1.450 lapangan kerja di Australia. (Department of Defence)
Pemerintah mengatakan hal ini menjadi rekor belanja untuk Angkatan Darat, dan akan menciptakan 1.450 lapangan kerja di seluruh Australia.

“Di tahun-tahun sebelumnya, kita membeli kendaraan dari luar negeri dan mengimpornya ke negara ini,” kata Menteri Christoper Pyne.

“Karena kebijakan Pemerintahan Turnbull, 54 persen dari akuisisi akan menjadi nilai bagi perekonomian kita di sini dan 70 persen dari keseluruhan proyek, dari nilai $ 15,7 miliar,” jelasnya.

“Jadi itu berarti pekerjaan yang mendukung industri baja kita di sini dan pengembangan kemampuan tenaga kerja di sini dan keterampilannya,” katanya.


Dephan mengharapkan kendaraan tersebut akan bertahan selama 30 tahun, dan akan diperlengkapi untuk pemeliharaan perdamaian dan operasi dengan ancaman tinggi.

Proyek ini juga akan mencakup peningkatan fasilitas militer di Puckapunyal, Bandiana, Adelaide, Townsville, dan Enoggera.

Terlepas dari lobi intensif agar kendaraan tempur dibangun di Queensland, Christopher Pyne mengatakan keputusan ini tidak ditentukan oleh politik.

“Penawaran Rheinmetall dinilai oleh Dephan sebagai pemenang tender,” katanya.
“Keputusan ini dibuat secara sangat serius oleh Pemerintah dan tentu saja oleh Departemen Pertahanan,” tambahnya.