Jumat, 07 Februari 2020

PT Solid Gold Berjangka | Bursa Asia Negatif, IHSG Naik Tipis ke 5.996

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
PT Solid Gold Berjangka Makassar - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup hijau siang ini. IHSG ditutup menguat 9 poin (0,15%) ke level 5.996.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di level Rp 13.649.
Pada pra perdagangan, IHSG naik 0,9 poin (0,02%) ke level 5.988. Indeks LQ45 menguat 0,8 poin (0,09%) ke 976.
 
Pada pembukaan perdagangan, Jumat (7/2/2020), IHSG naik 0,4 poin (0,02%) ke level 5.988. Indeks LQ45 melemah 0,5 poin (0,01%) ke 975.
Hingga sesi I berakhir, IHSG menguat 9 poin (0,15%) ke level 5.996. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,9 poin (0,2%) ke level 977.
Perdagangan saham ditransaksikan 198.370 kali dengan nilai Rp 2,2 triliun. Sebanyak 171 saham naik, 162 saham turun, dan 138 saham stagnan.
Pada perdagangan semalam (6/2) bursa saham Wall Street kompak tutup dalam zona hijau, di mana Nasdaq memimpin penguatan sebesar 0.67%, disusul S&P 500 dan Dow Jones yang masing-masing naik sebesar 0.33% dan 0.30%.
Penguatan tersebut sejalan dengan adanya rencana dari pemerintah China untuk memangkas setengah tarif impor atas barang-barang dari Amerika Serikat (AS).
Sementara itu dari domestik sendiri, rilisnya data pengangguran bulan Desember 2019 tercatat sebanyak 202 ribu dari sebelumnya sebanyak 217 ribu atau turun ke level terendah sepanjang sembilan bulan terakhir.
Bursa Asia siang ini mayoritas bergerak negatif, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 turun 55 poin ke 23.817
  • Indeks Hang Seng melemah 214 poin ke 27.279
  • Indeks Shanghai turun 17 poin ke 2.849
  • Indeks Strait Times berkurang 23 poin ke 3.208

Dolar AS Menguat ke Rp 13.635

Nilai tukar Dolar (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.635. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp 13.618.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (7/2/2020). Hingga pukul 10.00 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 13.625-13.640.
Jika dibandingkan secara point to point terhadap tahun lalu, dolar AS bergerak di rentang Rp 13.565-14.525. Dolar AS betah di bawah level Rp 14.000 sejak pertengahan Desember 2019.
Dari data RTI, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 13.649. Angka ini tercatat menguat 29 poin atau 0,21%.
Dolar AS pagi ini paling unggul terhadap baht Thailand, ringgit Malaysia, dan dolar Australia. Dan paling lemah terhadap poundsterling, yen Jepang, dan dolar Hong Kong.
Sementara rupiah pagi ini paling lemah terhadap poundsterling, dolar Hong Kong, dan yen Jepang. Dan paling unggul terhadap baht Thailand, ringgit Malaysia, dan dolar Australia.

Kamis, 06 Februari 2020

PT Solid Berjangka | Menguat 25 Poin, IHSG Kembali ke Level 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
PT Solid Berjangka Makassar - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka positif pagi ini. IHSG kembali ke level 6.000 setelah dibuka menguat 25 poin.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.649.
Pada pra perdagangan, IHSG naik 24 poin (0,4%) ke 6.002. Indeks LQ45 naik 6 poin (0,69%) ke 983.
 
Pada pembukaan perdagangan, Kamis (6/2/2020), IHSG naik 25 poin (0,43%) ke level 6.004. Indeks LQ45 menguat 7 poin (0,7%) ke 983.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,290.63 (+1.68%), NASDAQ ditutup 9,508.68 (+0.43%), S&P 500 ditutup 3,334.69 (+1.13%).
Bursa saham US ditutup menguat meskipun ketidakpastian terhadap corona virus masih berlanjut. Investor menilai pertumbuhan kasus corona virus mulai melambat dan juga adanya laporan dari Reuters menyatakan bahwa tim riset di Universitas Zhejiang telah menemukan obat yang cukup efektif untuk melawan coronavirus. Hal tersebut meredam ketakutan terhadap corona virus yang berdampak pada harga saham pekan lalu.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 naik 416 poin ke 23.735
  • Indeks Hang Seng naik 277 poin ke 27.064
  • Indeks Shanghai menguat 5,9 poin ke 2.824
  • Indeks Strait Times bertambah 12 poin ke 3.212

Rupiah 'Berotot' Lagi, Dolar AS Dilibas ke Rp 13.655

Nilai tukar rupiah terhadap Dolar (AS) kembali menguat pagi ini. Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.655.
Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tercatat lebih rendah dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp 13.669. Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Kamis (6/2/2019).
Hingga pukul 09.25 WIB, dolar AS tercatat bergerak di rentang Rp 13.650-13.670. Penurunan nilai tukar dolar AS tercatat telah berlangsung sejak awal Februari ini.
Dari data RTI, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini tercatat turun 20 poin atau 0,15%. Dolar AS berada di level Rp 13.655.
Mata uang Paman Sam pagi ini paling unggul terhadap dolar Singapura, baht Thailand, dan yuan China. Dan paling lemah terhadap dolar Taiwan, rupiah, dan dolar Australia.
Sementara rupiah pagi ini hanya melemah terhadap dolar Taiwan. Rupiah tercatat paling unggul terhadap baht Thailand, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia.

Rabu, 05 Februari 2020

Solid Gold Berjangka | Rupiah Tekan Dolar AS ke Rp 13.719 di Tengah Serangan Corona

Dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan keperkasaannya. Dolar terus berada pada tren penguatan dan akhirnya tembus Rp 14.500.
Solid Gold Berjangka Makassar - Nilai tukar Dolar (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.719. Angka ini lebih rendah dibandingkan posisi kemarin di Rp 13.755.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Rabu (5/2/2020). Per pukul 09.57 WIB.
Mata uang Paman Sam tak bergerak jauh dari level Rp 13.700an pekan ini. Dolar AS bertahan lama di bawah Rp 14.000.
Selain itu, virus corona masih membayangi global. Wabah ini berdampak pada banyak negara.
Sedangkan, pada pembukaan perdagangan, Rabu (5/2/2020), IHSG naik 41 poin (0,72%) ke level 5.965. Indeks LQ45 menguat 9 poin (0,96%) ke 974.

Ekonomi RI Tumbuh 5,02%, IHSG Menguat ke 5.948

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif siang ini. Merespons rilis data pertumbuhan ekonomi 5,02% dari BPS siang ini, IHSG ditutup naik 25 poin (0,43%) ke level 5.948.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di level Rp 13.704.
Pada pra perdagangan, IHSG menguat 33 poin (0,56%) ke 5.955. Indeks LQ45 naik 7 poin (0,8%) ke 972.
 
Pada pembukaan perdagangan, Rabu (5/2/2020), IHSG naik 41 poin (0,72%) ke level 5.965. Indeks LQ45 menguat 9 poin (0,96%) ke 974.
Hingga sesi I berakhir, IHSG naik 25 poin (0,43%) ke level 5.948. Sedangkan indeks LQ45 bertambah 4 poin (0,43%) ke level 968.
Perdagangan saham ditransaksikan 243.733 kali dengan nilai Rp 2,9 triliun. Sebanyak 222 saham menguat, 143 saham turun, dan 141 saham stagnan.
Pada perdagangan semalam (4/2) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam teritori positif, di mana Nasdaq naik sebesar 2,1%, kemudian S&P500 dan Dow Jones masing-masing naik sebesar 1,5% dan 1,4%.
Penguatan tersebut masih ditopang data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) yang kian membaik, kali ini dari data pesanan barang baru AS bulan Desember 2019 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,8% secara bulanan dibandingkan sebelumnya yang turun sebesar 1,2%.
Selain itu, sentimen positif dari global yakni adanya rilis laporan keuangan emiten dari China di tahun 2019 yang mayoritas berhasil mencatatkan pertumbuhan.
Bursa Asia siang ini mayoritas bergerak positif, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 naik 312 poin ke 23.396
  • Indeks Hang Seng naik 152 poin ke 26.828
  • Indeks Shanghai menguat 42 poin ke 2.825
  • Indeks Strait Times bertambah 32 poin ke 3.189

Selasa, 04 Februari 2020

Solid Berjangka | Bursa China Bangkit Lawan Virus Corona

Enam Perusahaan China Dikeluarkan Dari Bursa Saham di Australia Di Tahun 2018
Solid Berjangka Makassar - Kekhawatiran akan menyebarnya virus Corona membuat bursa saham China babak belur hingga memberi sentimen negatif pada bursa saham Asia kemarin.
Hari ini, bursa saham China bangkit melawan Virus Corona hingga berdampak baik pada bursa saham Asia, Australia dan AS.
Mengutip CNBC, Selasa (4/2/2020), bursa saham China kembali ke wilayah positif. Perdagangan Asia juga menunjukkan tren hijau. Hal ini karena para investor menimbang kembali dampak ekonomi dari wabah mematikan ini.
Dalam perdagangan Selasa, indeks komposit Shanghai naik sekitar 0,5% dan komponen Shenzhen juga naik 1,25%. Komposit Shenzhen bahkan naik 0,158%. Sementara, Indeks Hang Seng Hong Kong juga melonjak 1,11%.
Di Jepang, bangkitnya China melawan corona berpengaruh pada saham Nikkei 225, yang kembali pulih ke 0,19%. Sementara indeks Topix naik ke 0,33%. Adapun Kospi Korea Selatan saham nya melonjak 1,46%.
Sementara itu, saham di Australia juga mengalami kenaikan dengan S&P / ASX 200 naik ke angka 0,37%. Hal ini juga berpengaruh pada saham Amerika Serikat yang sebelumnya diwarnai aksi jual saham. Dow Jones Industrial Average ditutup 143,78 poin lebih tinggi pada 28.399,81.
Sementara S&P 500 menguat 0,7% mengakhiri perdagangannya di 3.248,92. Alhasil, Nasdaq Composite ditutup 1,3% lebih tinggi pada 9.273,40.
Diketahui, para investor kemungkinan akan terus mengamati perkembangan wabah virus mematikan ini, sehingga bisa meminimalisir dampak potensial terhadap ekonomi Asia.

Selamat Datang Langit Cerah! IHSG Dibuka Melonjak ke 5.947

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka positif. Seolah bangkit dari keterpurukan, IHSG dibuka menguat pesat hingga 63 poin (1,08%) ke level 5.947.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.754.
Pada pra perdagangan, IHSG menguat 63 poin (1,08%) ke 5.947. Indeks LQ45 naik 17 poin (1,8%) ke 970.
 
Pada pembukaan perdagangan, Selasa (4/2/2020), IHSG 63 poin (1,08%) ke level 5.947. Indeks LQ45 menguat 13 poin (1,4%) ke 966.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,399.81 (+0.51%), NASDAQ ditutup 9,273.40 (+1.34%), S&P 500 ditutup 3,248.93 (+0.73%). Bursa saham US ditutup menguat setelah investor panik jual pada hari Jumat lalu.
Namun, ketakutan investor atas coronavirus masih ada. Hal ini disebabkan oleh outlook dari industri manufaktur dan supply management China akan terpukul dari virus tersebut. Sedangkan bursa saham Asia dibuka bercampur setelah index saham wallstreet mengalami penguatan. Reserve Bank of Australia akan menentukan suku bunga pada hari ini.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 naik 48 poin ke 23.020
  • Indeks Hang Seng naik 346 poin ke 26.703
  • Indeks Shanghai menguat 21 poin ke 2.767
  • Indeks Strait Times bertambah 37 poin ke 3.154

Senin, 03 Februari 2020

IHSG Makin Jauh Tinggalkan 6.000 di Awal Februari

Indeks Harga Saham Gabungan, bergerak datar menjelang putusan MK soal Pilpres 2014, Kamis (21/08) siang nanti.
SOLID GOLD MAKASSAR – Indeks Harga Saham Gabungan pagi ini dibuka negatif. IHSG turun 36 poin (0,61%) ke level 5.903.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.695.
Pada pra perdagangan, IHSG melemah 19 poin (0,32%) ke 5.920. Indeks LQ45 berkurang 5 poin (0,3%) ke 956.
Pada pembukaan perdagangan, Senin (3/2/2020), IHSG turun 36 poin (0,61%) ke level 5.903. Indeks LQ45 turun 7 poin (0,76%) ke 954.
Mengutip Artha Sekuritas, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 28,256.03 (-2.09%), NASDAQ ditutup 9,150.94 (-1.59%), S&P 500 ditutup 3,225.52 (-1.77%).
Bursa saham AS kembali melemah secara tajam pada penutupan perdagangan Jumat lalu. Pelemahan tersebut disebabkan oleh ketakutan akan penyebaran Virus Corona yang di mana AS telah mengumumkan kondisi gawat darurat.
AS telah menutup segala penerbangan dari dan ke China atas kejadian tersebut. Investor masih terus panic selling atas kejadian tersebut. Bursa Asia dibuka melemah, menanti bursa saham China kembali dibuka pada hari ini dengan ekspektasi akan menurun atas penyebaran virus tersebut.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak negatif, berikut pergerakannya:
Indeks Nikkei 225 turun 230 poin ke 22.968
Indeks Hang Seng naik 108 poin ke 26.443
Indeks Shanghai melemah 211 poin ke 2.765

Indeks Strait Times turun 20 poin ke 3.133

Mulai ‘Ngamuk’ Lagi, Dolar AS Libas Rupiah ke Rp 13.720

Nilai tukar (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.720. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp 13.655.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (3/2/2020). Hingga pukul 10.00 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 13.660-13.720.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tercatat cenderung bergerak menguat. Sejak melemah hingga Rp 13.570 pada 24 Januari 2020, dolar AS terus bergerak naik.
Dari data RTI, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini tercatat berada di level Rp 13.725. Dolar AS menguat 70 poin atau 0,51%.
Dolar AS pagi ini perkasa terhadap semua mata uang dunia. Rupiah, dolar Taiwan, dan ringgit Malaysia paling kuat ditekan mata uang Paman Sam pagi ini.

Sedangkan rupiah bernasib sebaliknya, alias lemah terhadap semua mata uang dunia. Rupiah paling kuat ditekan dolar Hong Kong, dolar Selandia Baru, dan dolar AS.