Jumat, 06 Juli 2018

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Ini Senjata Trump Ancam Perang Dagang dengan RI

Foto: REUTERS/Jonathan Ernst
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah mengevaluasi status Indonesia sebagai negara penerima manfaat skema generalized system of preferences (GSP).

Manfaat dari GSP itu bisa jadi yang membuat perdagangan Indonesia surplus sekitar US$ 9,5 miliar dengan AS.

BACA JUGA :Solidgold

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani menjelaskan bagaimana GSP bekerja dan apa yang akan terjadi apabila fasilitas tersebut dicabut dari Indonesia.

Sistem GSP mencakup penghapusan tarif dan pengurangan tarif terhadap hampir 5.000 sektor tarif AS.

Hampir sama seperti sistem GSP Uni Eropa, GSP AS menyediakan keuntungan berbeda-beda bagi negara penerima, terdiri atas kategori A (berlaku bagi seluruh negara penerima), kategori A* (mengecualikan negara penerima tertentu) dan kategori A+ (diperuntukkan khusus bagi negara miskin (Least Developed Countries/LDCs). 

 
Sampai hari ini, Indonesia masih termasuk di dalam GSP kategori A yang diberikan penghapusan bea masuk bagi sekitar 3.500 lini tarif AS.
Keuntungan yang diperoleh Indonesia dari GSP antara lain mencakup produk pertanian tertentu, serta produk tekstil, apparel, dan travel goods tertentu.

BACA JUGA :Solidgold Berjangka

Keuntungan dari GSP akan terus diberikan ke Indonesia sampai dikeluarkan dari daftar penerima GSP, atau produk-produk Indonesia telah mencapai ambang batas (threshold) GSP yang ditetapkan AS.

"Saat ini, pemerintah AS sedang mengkaji Indonesia atas dua aspek, yakni eligibilitas Indonesia untuk terus menerima manfaat dari GSP dan review atas lini-lini tarif AS yang dibebaskan bagi Indonesia dalam mekanisme GSP," jelas Shinta.


Review eligibilitas Indonesia dilakukan oleh United States Trade Representative (USTR), sementara itu evaluasi atas lini-lini tarif AS yang dibebaskan bagi RI dilakukan oleh United States International Trade Commission (US ITC).

Apabila hasilnya dari evaluasi merekomendasikan Indonesia tidak lagi berhak atas fasilitas GSP, manfaat dari GSP yang diterima Indonesia pada saat ini akan dihapuskan segera setelah rekomendasinya ditandatangani Trump.

 
Dijadwalkan, penandatangan rekomendasi oleh Trump itu dilakukan antara November 2018 hingga awal 2019.

Jika keputusannya demikian, maka untuk seterusnya seluruh produk Indonesia akan dikenakan kategori tarif MSN (Most Favoured Nations) oleh AS sesuai ketentuan WTO.

Kamis, 05 Juli 2018

PT SOLID BERJANGKA | Dolar AS Melambung Tinggi, Industri Makanan Tertekan

https: img.okeinfo.net content 2018 07 05 278 1918124 dolar-as-melambung-tinggi-industri-makanan-tertekan-SiVe5hG0zJ.jpg
PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Industri makanan dan minuman turut merasakan pengaruh pelemahan rupiah yang masih saja terjadi. Gejolak kurs rupiah menjadi momok tersendiri bagi industri makanan minuman karena bahan bakunya didominasi impor. 

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi S Lukman mengakui, pelemahan rupiah saat ini yang sudah menembus angka di atas Rp14.400-an di asakan berat bagi industri.

“Hitungan saya (rupiah) sudah terdepresiasi 8%-10% bila dibandingkan dengan tahun lalu. Bujet kita acuannya Rp13.600 sesuai dengan APBN. Ini tentunya bagi industri yang bahan baku impornya cukup banyak, ini cukup berat,” ujar Adhi.

 
Dia menambahkan, pelaku usaha makanan minuman juga merasakan dampak lain akibat kenaikan biaya energi yang berpengaruh pada angkutan logistik yang ikut naik. Untuk itu, menurut Adhi, industri makanan dan minuman harus melakukan penyesuaian harga. 

“Perkiraan saya akan ada beban biaya tambahan sekitar 3%-6%, tergantung dari industrinya. Beban tambahan 3%-6% ini kalau margin tidak mendukung, otomatis keputusan ter akhir harus menaikkan harga,” ungkap Adhi. 

Dia melanjutkan, pengusaha tidak bisa serta merta menaikkan harga produk karena butuh waktu sekitar dua bulan sebagai toleransi. Hal ini pun setelah mempertimbangkan kon disi jika penjualan akan turun di tengah situasi seperti ini. 

Menurut dia, ada beberapa strategi untuk menyiasati kenaikan kurs dan biaya energi. Di antaranya mengubah ukuran produk dan mengubah bahan bungkus produk. Namun itu pun tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. “Butuh waktu, harus izin BPOM, packaging, tapi beberapa sudah melakukannya. Itu upaya efisiensi yang dilakukan industri karena kalau menaikkan harga juga berat,” tuturnya. 


Meski begitu Adhi yakin pertumbuhan industri makanan dan minuman dapat tumbuh lebih dari 10% pada 2018 karena permintaan yang cukup tinggi. Namun dari sisi margin industri semakin lama semakin berat.
“Omzet kami di periode pertama tahun ini hanya 30%. Sementara pengeluaran kami mencapai 200%. Ini karena banyaknya libur di Juni, kami harus bayar THR untuk karyawan, sementara produktivitas tak mengimbangi,” jelasnya. 

Menurut Adhi, beberapa industri intermediate seperti industri tepung terigu dan gula sudah menaikkan harga. “Impor gandum sudah naik. Tapi untuk industri yang produk jadi memang marginnya masih lebih longgar. Mereka bilang kalau sudah tidak kuat harus menaikkan harga,” tandasnya. 

Upaya Stabilisasi Rupiah Tetap Berjalan
 
Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus melakukan lang kah stabilisasi rupiah, tidak hanya melalui kebijakan suku bunga yang terukur. BI juga akan melakukan intervensi untuk memastikan tersedianya likuiditas dalam jumlah yang memadai baik valuta asing (valas) maupun rupiah. 

“Pelemahan rupiah yang sekarang ini masih terkendali, secara tahun juga terkendali sehingga tidak perlu kepanikan,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta. 

 
BI memperkirakan nilai tukar rupiah masih terus berfluktuasi karena dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain kebijakan moneter yang dikeluarkan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) yang akan menaikkan suku bunga acuan hingga lima kali hingga tahun depan. 

Faktor lainnya adalah kebijakan Bank Sentral China (People Bank of China/PBoC) untuk menurunkan giro wajib minimum (GWM). Kemudian kebijakan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) untuk menurunkan stimulus berupa pembelian aset-aset portofolio serta perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang membuat ketidakpastian global masih akan tinggi. 

“Tahun ini suku bunga acuan The Fed diproyeksi naik empat kali. Sebelumnya sudah dua kali, nanti hingga akhir tahun dua kali lagi. Untuk tahun depan diproyeksi tiga kali lagi. Jadi total akan ada lima kali lagi kenaikan Fed rate,” tambah Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara. 


Dia menambahkan, akibat sejumlah kebijakan moneter di berbagai negara itu, ke depan tren perekonomian global akan mengarah pada pengetatan likuiditas. Hal ini membuat nilai tukar di sejumlah negara, termasuk rupiah, terus memburuk akibat penguatan dolar.

Berdasarkan catatan BI, hingga akhir Juni 2018 pelemahan kurs rupiah telah mencapai 5,6% secara year to date (ytd). Adapun terkait de ngan pergerak an nilai tukar rupiah, Perry me nyebut hal tersebut harus diukur secara relatif bila dibandingkan dengan negara-negara lain. 

Menurutnya saat ini pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS juga dialami negara-negara di kawasan regional. Secara relatif, sambung dia, pergerakan nilai tukar rupiah masih terkendali. Ke depan BI akan terus menjaga stabilitas ekonomi di tengah ke tidakpastian perkembangan ekonomi global, khususnya stabilitas nilai tukar rupiah.

Peneliti The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, kenaikan suku bunga acuan hanya merupakan obat sementara atas volatilitas rupiah yang sudah di luar batas, yang dampaknya juga belum tentu efektif menghentikan pelemahan. 

Oleh karena itu BI dan pemerintah tidak boleh lengah. Selain itu, menurut dia, faktor utama depresiasi rupiah saat ini sebenarnya adalah faktor fun damental ekonomi yang rentan dari gejolak eksternal. 


“Salah satu sumber ‘penyakit’ loyonya rupiah adalah defisit transaksi berjalan,” ungkap Eko.
Oleh karena itu harus ada upaya sangat serius dari pemerintah untuk dapat mengakhiri defisit ini. Jika upaya menggenjot ekspor masih sulit dilakukan, konsekuensinya adalah sekuat tenaga mengurangi impor dan menyubstitusinya dengan produk domestik. Di bagian lain, langkah BI menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate menjadi 5,25% pada pekan lalu di nilai belum bisa menahan laju pe lemahan rupiah secara signifikan. 

Kemarin rupiah berada pada posisi Rp14.343 ber da sarkan kurs referensi Jakarta Inter bank Spot Dollar Rate (Jisdor), menguat dari sehari sebelumnya yang sebesar Rp14.418 per dolar AS.


Rabu, 04 Juli 2018

SOLID GOLD BERJANGKA | Harga Emas Antam Turun Rp5.000/Gram

https: img.okeinfo.net content 2018 07 03 320 1917047 harga-emas-antam-turun-rp5-000-gram-ExgkGgT5c0.jpg
SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang (Antam) hari ini kembali turun Rp5.000.Harga emas Antam 1 gram dijual Rp651.000 per gram dari harga sebelumnya Rp656.000 per gram.

Baca juga : Solidgold | Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen Karyawan Angkasa Pura II
 
Sementara, harga pembelian kembali alias buy back juga turun Rp7.000 per gram menjadi Rp569.000 per gram dari harga sebelumnya Rp576.000 per gram.

Perdagangan hari ini, harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.265.000 dengan harga per gram Rp632.500. Harga emas 2,5 gram dibanderol Rp1.571.500 dengan harga per gram Rp628.600.

Baca juga : Solidberjangka | Memahami Modus Operandi Dan Cara Kerja Penipuan

Harga emas 3 gram dipatok Rp1.880.000 dengan harga per gram Rp626.667. Harga emas 4 gram senilai Rp2.496.000 dengan harga per gram Rp624.000. Sementara harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp3.109.000 dengan harga per gram Rp621.800. Harga emas 10 gram dijual Rp6.144.000 dengan harga per gram Rp614.400.

Baca juga : PT Solidberjangka | Kenali Ciri – Cirinya Penipuan Investasi
 
Harga emas 25 gram Rp15.261.000 dengan harga per gram Rp610.440. Harga emas 50 gram sebesar Rp30.409.000, dengan harga per gram Rp608.180..

Baca juga : Solidgold Berjangka | Pengandaan Uang Berujung Penipuan
 
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp60.691.000, dengan harga per gram Rp606.910. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp151.430.000, dengan harga per gram Rp605.720, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp302.568.000 dengan harga per gram Rp605.136.

Baca juga : PT Solidgold Berjangka | Penipuan Modus Umroh

Sementara untuk emas batik ukuran 10 gram, dijual dengan harga Rp6.740.000 dengan harga per gram sebesar Rp674.000, dan ukuran 20 gram dijual dengan harga Rp12.930.000 dengan harga per gram sebesar Rp646.500.


Selasa, 03 Juli 2018

SOLID BERJANGKA | Wall Street Rebound Abaikan Perang Dagang

https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 03 278 1917022 wall-street-rebound-abaikan-perang-dagang-QpzLjLZxJ2.jpg
SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena sentimen para investor terangkat oleh sejumlah data ekonomi yang menggembirakan. 

 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 35,77 poin atau 0,15% menjadi berakhir di 24.307,18 poin. Indeks S&P 500 bertambah 8,34 poin atau 0,31% menjadi ditutup di 2.726,71 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 57,38 poin atau 0,76% menjadi 7.567,69 poin.

Dow menguat setelah kehilangan tiga digit pada awal perdagangan, dengan Walgreens Boots Alliance Inc. dan Microsoft di antara para pemain terbaik. Saham kedua perusahaan tersebut masing-masing naik 1,86% dan 1,42% pada penutupan pasar.

 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor teknologi memimpin. Sementara itu, Komposit Nasdaq didukung oleh reli saham Micron Technology. 

 
Para investor mencerna beberapa data ekonomi yang baru dirilis, sementara kekhawatiran perang perdagangan potensial antara Amerika Serikat dan ekonomi-ekonomi utama lainnya akan terus membebani pasar, para ahli mencatat. 

Manufaktur AS mencatat peningkatan pada Juni karena PMI (Indeks Pembeliam Manajer) tercatat 60,2%, naik 1,5 persentase poin dari angka Mei di 58,7% , lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan dalam laporan terbarunya. 


Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam manufaktur selama 22 bulan berturut-turut, dipimpin oleh ekspansi lanjutan dalam pesanan baru, produksi dan lapangan pekerjaan. 


Departemen Perdagangan AS melaporkan, belanja konstruksi diperkirakan pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar USD1.309,5 miliar pada Mei, 0,4% di atas perkiraan April yang direvisi sebesar USD1.304,5 miliar.

Senin, 02 Juli 2018

SOLID GOLD | Membangun Identitas Merek

Foto: Muhammad Ridho
SOLID GOLD MAKASSAR - Ketika Anda menjalankan, memasarkan dan mempromosikan bisnis , banyak keputusan yang harus Anda buat agar tidak merasa terkait satu sama lain. Masing-masing keputusan adalah bagian penting dari identitas merek Anda.

1. Identitas merek vs pencitraan merek
Identitas merek adalah apa yang dimaksud oleh merek dan bagaimana hal itu dirasakan di dunia. Itu adalah kata-kata, pikiran, dan gambaran yang muncul di benak ketika konsumen terlibat dengan sebuah merek dan bagaimana hal itu bisa membuat konsumen merasakannya.

Ini dipengaruhi oleh pilihan branding visual seperti desain situs web dan pilihan warna. Tetapi itu juga mencakup elemen seperti nilai sosial Anda, pemasaran, liputan pers, kemitraan, dan interaksi pelanggan.


Identitas merek Anda bukan hanya logo atau palet warna Anda. Itu adalah konten yang Anda posting di blog dan di profil media sosial Anda. Apa pun yang mempengaruhi cara berpikir publik tentang perusahaan Anda, itu berfungsi untuk menciptakan identitas merek Anda.

2. Kesadaran merek dan ekuitas merek berbasis pelanggan
Mengapa ini penting? Identitas merek berdampak pada dua faktor kunci untuk pertumbuhan bisnis Anda yaitu kesadaran merek dan ekuitas merek berbasis pelanggan.

Bersama-sama, elemen identitas merek Anda harus menciptakan gambaran tentang misi dan nilai-nilai Anda, mencerminkan yang terbaik dari bisnis Anda dan meninggalkan pelanggan dengan kesan positif terhadap perusahaan Anda. 

 
Ini menghasilkan kesadaran merek Anda di antara target pasar Anda. Tanpa kesadaran merek, Anda tidak dapat memperluas pasar, menghasilkan pendapatan baru, atau menciptakan peluang untuk pertumbuhan.

Ketika identitas merek dan kesadaran merek berada pada level tinggi, Anda membangun ekuitas merek berbasis pelanggan. Jika Anda memiliki ekuitas merek berbasis pelanggan yang tinggi, konsumen lebih cenderung mempercayai dan merekomendasikan perusahaan Anda.

Tingkat tinggi ekuitas merek berbasis pelanggan menciptakan basis pelanggan setia. Ini secara langsung mengarah ke peluang pertumbuhan untuk perusahaan Anda

 
3. Bagaimana cara membangun identitas merek Anda
Mengetahui nilai identitas merek yang kuat adalah langkah pertama dalam menciptakan ekuitas merek berbasis pelanggan. Langkah kedua adalah mengidentifikasi cara-cara Anda yang dapat membangun identitas itu.

Ada banyak cara di mana Anda berhubungan dengan pelanggan Anda. Pikirkan tentang bagaimana cara Anda dapat menanamkan semua titik kontak merek ini dengan makna merek Anda.

Titik kontak ini yang menentukan identitas merek Anda dan menciptakan kesadaran merek, termasuk Iklan, pemasaran sosial, Liputan media, Kemitraan promosi, Pencitraan merek visual, Email Pemasaran Desain dan konten situs web, Lokasi ritel atau kantor, Interaksi layanan pelanggan Pembelian dan Pengepakan material, Acara industri, dan Publikasi.
 
baca juga : Fasilitas Layanan Solidberjangka

Pertimbangkan bagaimana Anda ingin pelanggan merasakan setelah setiap interaksi yang mereka lakukan dengan bisnis Anda. Karyawan juga merupakan bagian integral dari identitas merek.

Karyawan perlu diberikan alat untuk memahami dan mengkomunikasikan pesan merek sehingga mereka menjadi duta yang efektif. Ketika karyawan diberikan ruang untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi, budaya internal tumbuh subur dan keterlibatan eksternal positif meningkat.

 
4. Manajemen merek dalam menanggapi persepsi pelanggan
Identitas merek tidak statis. Persepsi pelanggan terhadap merek Anda dapat berubah dengan cepat sebagai tanggapan atas liputan pers, peluncuran produk baru, atau insiden di media sosial. Bisnis perlu terlibat dalam manajemen merek yang aktif dan bekerja untuk mengendalikan bagaimana merek bisa dirasakan oleh pelanggan.

Menanggapi persepsi pelanggan Anda terhadap merek Anda adalah hal yang penting.Untuk menciptakan identitas merek yang benar-benar memikat, penting sekali untuk memuaskan basis pelanggan Anda.