Jumat, 13 Maret 2026

Solid Gold Berjangka Makassar | Emas Mendekati Terendah Harian seiring Kekuatan USD Mengimbangi Ketegangan Timur Tengah Menjelang Data PCE AS

 Solid Gold Berjangka Makassar - Emas menyerahkan sebagian besar dari kenaikan moderat dalam perdagangan harian dan turun ke ujung bawah kisaran harian selama paruh pertama sesi Eropa pada hari Jumat. Pembelian Dolar AS (USD) tetap tak terputus di tengah meningkatnya keyakinan bahwa lonjakan harga energi yang dipicu oleh perang Iran akan membangkitkan tekanan inflasi dan memaksa Federal Reserve (The Fed) untuk menunda pemangkasan suku bunga. Ini terbukti menjadi faktor kunci yang bertindak sebagai penghalang bagi logam kuning yang tidak berimbal hasil.

Sementara itu, risiko geopolitik tetap ada di tengah eskalasi lebih lanjut konflik di Timur Tengah, yang dapat membantu membatasi penurunan bagi Emas safe-haven. Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, memperingatkan dalam pernyataan publik pertamanya bahwa semua pangkalan militer AS di wilayah tersebut harus segera ditutup atau akan diserang. Khamenei lebih lanjut menambahkan bahwa serangan terhadap pangkalan AS di wilayah tersebut akan terus berlanjut, meskipun Iran percaya pada niat baik dengan tetangganya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa menghentikan kekaisaran jahat di Iran lebih penting baginya daripada harga minyak. Faktanya, harga minyak mentah telah meningkat sejak awal perang AS-Israel terhadap Iran. Selain itu, kekhawatiran tentang gangguan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz telah memicu kekhawatiran tentang lonjakan inflasi, yang telah memaksa investor untuk dengan cepat mengurangi taruhan pada pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed) pada tahun 2026. Ini tetap mendukung imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi, yang menguntungkan para pembeli USD dan mungkin terus membatasi harga Emas menjelang Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) AS.

Data inflasi yang penting akan memainkan peran kunci dalam mempengaruhi ekspektasi pasar tentang prospek kebijakan The Fed di tengah kekhawatiran yang semakin meningkat tentang lonjakan harga konsumen yang dipicu oleh perang. Hal ini, pada gilirannya, akan mendorong permintaan USD dan memberikan dorongan yang berarti bagi harga Emas. Namun, fokus tetap pada perkembangan geopolitik. Meskipun demikian,

tampaknya siap untuk mencatatkan pelemahan untuk minggu kedua berturut-turut. Selain itu, fundamental yang beragam tersebut memerlukan kehati-hatian sebelum menempatkan taruhan arah yang agresif dan memposisikan diri untuk setiap pergerakan apresiasi lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar